TERAS7.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) meresmikan Bank Sampah Jolali di Kota Banjarbaru, bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, Senin (28/10/2025).
Peresmian ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN melalui Desa Berdaya PLN Jolali, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
PLN memberikan dukungan berupa pembangunan gedung Bank Sampah Jolali, penyediaan sarana prasarana, pelatihan pengelolaan sampah, hingga kendaraan operasional Motor Listrik Sampah (MOLISA). Program ini diharapkan mendorong masyarakat lebih sadar dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, mengapresiasi semangat warga di kawasan Jalan Jolali dan komunitas penggerak lingkungan yang aktif menjaga kebersihan.
“PLN sangat mengapresiasi kerja nyata masyarakat sekitar Jalan Jolali, terutama komunitas Rumah Limbah Bonkla dan Bank Sampah Jolali, dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan bahwa program TJSL PLN merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Program TJSL PLN bertujuan menghadirkan keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kami ingin PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Program Desa Berdaya Jolali telah berjalan selama tiga tahun dengan pendampingan intensif dari PLN UID Kalselteng dan dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru.
Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik, H. Marhain Rahman, mengapresiasi langkah PLN dalam membantu pengelolaan sampah di Banjarbaru.
“Kami berterima kasih kepada PLN UID Kalselteng atas pembangunan Bank Sampah Jolali. Semoga ini menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut berperan dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Ketua Kelompok Masyarakat Mandiri Berkah Limbah, Suprapti Ningsih, turut menyampaikan rasa syukur atas dukungan PLN dan Pemkot Banjarbaru.
“Terima kasih kepada PLN UID Kalselteng dan Pemkot Banjarbaru. Semoga Bank Sampah Jolali ini bisa memotivasi masyarakat agar lebih mandiri, berdaya, dan peduli lingkungan,” katanya.
Dengan peresmian Bank Sampah Jolali ini, PLN UID Kalselteng berharap semangat Hari Listrik Nasional ke-80 menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadikan Banjarbaru kota yang bersih, berdaya, dan ramah lingkungan.