TERAS7.COM – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan bergerak cepat dalam memperkuat benteng keselamatan di sektor pariwisata daerah.
Melalui langkah proaktif, Disporapar Balangan membekali para pengelola destinasi wisata berbasis masyarakat dengan keahlian penanganan kondisi darurat demi menjamin keamanan para wisatawan.
Langkah tersebut diwujudkan Disporapar Balangan melalui gelaran pelatihan dan simulasi rescue bagi para anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di kawasan Wisata Balang Bekayuh Balanting, Desa Balang, Kecamatan Paringin, Rabu (5/8/2026).
Tak tanggung-tanggung, instansi ini menggandeng Tim BASARNAS Kabupaten Tabalong sebagai instruktur utama untuk menggambleng peserta, baik dalam materi teori maupun praktik penyelamatan di darat dan air.
Plt Kepala Disporapar Kabupaten Balangan, Bambang Mulyadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim ahli yang terlibat.
Bambang menegaskan bahwa pembekalan ini merupakan fondasi utama dalam menggaransi standar kenyamanan pelancong yang berkunjung ke Balangan.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, wisatawan yang nantinya berkunjung ke Kabupaten Balangan memiliki rasa aman dan nyaman karena seluruh Pokdarwis yang mengelola destinasi wisata sudah dibekali pelatihan penyelamatan,” ujarnya.
Dari sisi teknis operasional, Disporapar Balangan merancang program ini agar para pengelola wisata mampu menjadi garda terdepan (first responder) saat situasi krisis terjadi sebelum bantuan profesional tiba.
Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata Disporapar Balangan, M. Sigit Kondang Wibowo, menjelaskan bahwa fokus utama intervensi pelatihan ini menitikberatkan pada penguasaan teknik pertolongan pertama secara presisi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali para pengelola destinasi wisata, yang pada umumnya merupakan Pokdarwis, dengan pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan pertama apabila terjadi kondisi darurat, baik di darat maupun di air. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan memiliki kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi kondisi darurat di lokasi wisata,” ujar Sigit.
Melalui inisiatif berkelanjutan ini, Disporapar Balangan optimistis kualitas tata kelola destinasi di Balangan semakin meningkat, seiring dengan makin siapnya para pengelola dalam merespons potensi risiko keamanan di lapangan.