TERAS7.COM – Beredar photo spanduk yang menghimbau masyarakat komplek untuk tidak keluar selama 3 hari, yang mana himbauan tersebut berkaitan dengan pandemi covid-19 yang terjadi di Kalimantan Selatan.
Dari penelusuran teras7.com, spanduk yang viral tersebut terpasang di depan gerbang Komplek Mustika Griya Permai Perumahan Seribu, Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.
Dalam spanduk berukuran kurang lebih 1 kali setengah meter tersebut menyebutkan, bahwa portal ditutup selama 3 hari, yang mana juga tertulis ajakan serempak se-Indonesia berhenti total tiga hari, yaitu sejak tanggal 10-12 April 2020 dengan hastag dirumah_aja.
Zaenal Fanani, Ketua RT 10 Perumahan Seribu Desa Cindai Alus kepada teras7.com membenarkan adanya spanduk yang terpasang didepan gerbang komplek, yang mana hal itu berdasarkan kesepakatan dan diketahui oleh RT dan RW setempat.
“Iya benar, itu juga di ketahui disampaikan ke RW dan RT, untuk meminimalisir agar tidak keluar rumah,” ujarnya saat dihubungi via Whatsapp, Kamis (09/04).
Meningkatnya jumlah kasus covid-19 di Indonesia menjadi alasan kekhawatiran pihaknya, yang mana juga ia mengakui salah satu warganya sudah ada yang terinfeksi virus corona.

“Kalau disini ada juga pendatang dari Malaysia, tapi sudah kita pantau selama 14 hari, kemudian satu orang warga di RT saya kemarin juga ada yang positif dirawat di rumah sakit, namun kondisinya sudah mulai membaik dan keluarganya juga sudah diperiksa, kita memiliki hasilnya dari kesehatan, kalau mereka juga dalam keadaan baik,” terangnya dalam bahasa Banjar.
Ia kembali menjelaskan tentang spanduk tersebut yang juga menjadi banyak perbincangan warga, bahwa spanduk itu merupakan ajakan agar masyarakat bisa saling membantu mendukung program pemerintah dalam menyikapi pandemi covid-19 di Kalimantan Selatan, namun bagi para pedagang ada pengecualian lain, karena menurutnya ini juga berdampak terhadap ekonomi masyarakat.
“Tapi kalau untuk pedagang silahkan saja (tidak melarang), dan mungkin jalan nanti kita alihkan lewat samping tidak lewat depan, untuk warga yang tidak ada kepentingan kami menghimbau untuk tetap tinggal dirumah saja,” tegasnya.
“Harapan Ulun (Saya dalam bahasa banjar) sendiri warga bisa mendukung program pemerintah, mari kita sama-sama mendukung biar covid 19 bisa cepat berlalu,” tungkasnya.