TERAS7.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Bumi Lambung Mangkurat.
Agenda nasional tersebut mencakup peresmian program Sekolah Rakyat sekaligus membahas berbagai isu multisektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga penanganan banjir.
“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program nasional ini. Tadi juga disampaikan langsung oleh Bapak Presiden bagaimana program-program ini diarahkan agar anak-anak yang tidak mampu tetap bisa bersekolah,” ujar Syarifuddin, Banjarbaru, Senin (12/1/2026).
Syarifuddin menegaskan, Pemprov Kalsel siap melaksanakan dan mendukung penuh seluruh program nasional yang telah dicanangkan. Pemerintah daerah juga akan membackup kabupaten/kota agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“Kami siap melaksanakan program-program nasional dan membackup provinsi serta kabupaten/kota, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Selain sektor pendidikan dan sosial, kunjungan Presiden juga memberikan efek positif terhadap perekonomian daerah. Tingkat hunian penginapan meningkat, sektor transportasi dan kuliner bergerak, serta memberi peluang besar bagi pelaku UMKM.
“Dari sisi ekonomi jelas sangat berdampak. Penginapan penuh, transportasi dan makanan bergerak, UMKM juga ikut merasakan manfaatnya. Mudah-mudahan ke depan Kalimantan Selatan bisa terus menjadi tuan rumah berbagai kegiatan kenegaraan dan ekonomi,” kata Syarifuddin.
Di sisi lain, proyek pengendalian banjir Riam Kiwa turut menjadi sorotan pemerintah pusat. Syarifuddin memastikan proyek ini ditargetkan mampu menyelesaikan sekitar 70 persen masalah banjir di wilayah terdampak, dengan progres yang sudah mulai berjalan dan rampung pada 2027.
Kunjungan Presiden di Kalsel ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat akses pendidikan, memperkuat ekonomi lokal, serta menyelesaikan persoalan banjir yang sudah lama menjadi tantangan daerah.