TERAS7.COM – Memasuki periode kemarau, PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan air bersih bagi pelanggan.
Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar melalui Kepala Sub Bagian Humas, Mahyuni menyampaikan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan layanan yang kerap terjadi saat musim kering.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama, di antaranya melalui penggantian pipa lama yang rawan mengalami kebocoran serta penataan ulang jaringan distribusi. Selain itu, peningkatan perawatan instalasi pengolahan air juga terus dilakukan guna memastikan kualitas air tetap terjaga.
“Pengawasan jaringan kami lakukan secara rutin dan lebih intensif, sehingga jika terjadi kendala dapat segera ditangani,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Mahyuni mengungkapkan, sejumlah wilayah memiliki potensi kerawanan saat kemarau, salah satunya di Kecamatan Gambut. Kondisi lahan yang mudah terbakar di kawasan tersebut dinilai dapat berdampak terhadap kelancaran distribusi air.
Meski demikian, ia memastikan sumber air baku yang digunakan perusahaan relatif aman. Pasokan air yang berasal dari Riam Kanan dan Mandi Kapau disebut tidak terdampak langsung oleh kondisi kemarau.
“Ketersediaan dan kualitas air tetap kami jaga agar pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu,” jelasnya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelancaran distribusi, salah satunya dengan segera melaporkan jika menemukan adanya kebocoran pipa di lingkungan sekitar.
Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, PTAM Intan Banjar optimistis pelayanan air bersih dapat terus berjalan optimal selama musim kemarau.