Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Puasa, Membangun Relasi Kata dan Perilaku
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Puasa, Membangun Relasi Kata dan Perilaku

Salim Ma'ruf
Salim Ma'ruf 12 Mei 2019, 07.21
Share
WhatsApp Image 2019 05 12 at 6.18.18 AM
Buku Psikologi Beragama karya Prof. Dr. Komaruddin Hidayat. Foto: Salim
SHARE

TERAS7.COM – Prof.Dr. Komaruddin Hidayat dalam bukunya Psikologi Beragama (2008) menuliskan, harus kita akui bahwa puasa Ramadhan itu perintah wajib dari Allah Swt. Akan tetapi, jika kita renungkan dalam-dalam, target dan muara etis dari puasa dan juga ibadah-ibadah lain yang diperintahkan Allah Swt berorientasi pada humanistik-horizontal.

“Maksudnya, terdapat kebenaran universal dari ibadah puasa khususnya, yakni kita membebaskan diri dari sekian jeratan gravitasi aktivitas hidup duniawi yang telah memenjarakan dan menjauhkan kita dari pusat dan pemilik hidup sendiri, Allah Swt,” tulis Komaruddin Hidayat.

Lewat puasa, Komaruddin Hidayat menerangkan, kita melakukan perlawanan dengan menjungkirbalikkan bangunan rutinitas duniawai sehari-hari. Kemudian, kita berusaha kembali ke pusat gravitasi dan pusat orientasii hidup yang paling autentik melalui pendakian spiritual memasuki atmosfer Ilahi. Dengan semangat Ramadhan, kita dapat melakukan dekonstruksi kemapanan hidup kita yang cenderung pengap dan terkontaminasi oleh berbagai penyimpangan hidup duniawi. Lalu, kita rekonstruksi ulang untuk merevitalisasi kefitrian atau kesucian kita.

“Oleh karena itulah, selama bulan Ramadhan, kita dianjurkan lebih banyak diam, merenung, bermuhasabah, dan memperbanyak dialog dengan diri serta Tuhan sambil berempati dengan persoalan, penderitaan, kesulitan, dan kesusahan orang lain melalui penghayatan tentang makna lapar dan haus. Puasa, seperti ditegaskan Rasulullah Saw, tidak sekedar menahan diri dari syahwat makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari syahwat organ tubuh, pikiran, dan hati. Semuanya harus berlatih dan melakukan puasa,” Komaruddin Hidayat menuliskannya dalam buku Psikologi Beragama (Hal 221).

Dampak nyata bila kita berpuasa adalah membangun relasi kata dan perilaku. Komaruddin Hidayat melanjutkan bahwa kelanjutan dari perintah ibadah puasa adalah perintah untuk melakukan aksi sosial. Misalnya, menunaikan infak, sedekah, dan mengeluarkan zakat fitrah pada akhir bulan Ramadhan.

Baca juga :

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026

Awal Ramadan 1447 H Ditetapkan 18 Februari 2026, Muhammadiyah Mulai Puasa Besok

Mudahkan Warga Cari Menu Berbuka, Bupati Tabalong Resmikan Pasar Ramadan di 3 Titik

“Oleh karena itu, bulan Ramadhan juga disebut sebagai bulan Tuhan, bulan spiritual, bulan instropeksi, dan bulan persaudaraan serta bulan peduli terhadap fakir miskin dan yatim piatu. Selama bulan Ramadhan, kita bisa merenung, menyucikan hati, pikiran, dan perilaku. Harapan yang muncul sehabis ramadhan adalah memperoleh pencerahan. Dan, kita bisa keluar dari belenggu krisis multidimensi,” Komaruddin Hidayat mengakhiri tulisannya dalam sebuah artikel yang berjudul   Pengendalian Diri, Penyucian Jiwa.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
2 Reviews 2 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026

Awal Ramadan 1447 H Ditetapkan 18 Februari 2026, Muhammadiyah Mulai Puasa Besok

Mudahkan Warga Cari Menu Berbuka, Bupati Tabalong Resmikan Pasar Ramadan di 3 Titik

Tips Puasa Sehat bagi Anak dengan Diabetes, Cek Panduannya!

Jaga Keandalan Natal 2024, GM PLN UID Kalselteng Inspeksi Kelistrikan Dua Gereja di Banjarmasin

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?