TERAS7.COM – Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari turut mendampingi Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby dalam kunjungan ke rumah sejumlah anak berkebutuhan khusus, Sabtu (02/08/2025).
Dalam kesempatan itu, Emi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah konkret yang dilakukan Walikota Lisa, terutama dalam memastikan program-program inklusif menyentuh langsung masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah konkret dari Ibu Walikota, apalagi mengingat Banjarbaru telah ditetapkan sebagai Kota Pendidikan Inklusi,” ujarnya.
Menurut Emi, inisiatif Walikota Lisa untuk menemui langsung anak-anak disabilitas dan orang tua mereka, bahkan sebelumnya juga menjalin komunikasi dengan organisasi penggiat disabilitas ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan.
Apalagi kata Emi, saat ini Banjarbaru telah memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD) di bawah naungan Dinas Pendidikan, serta Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas sebagai landasan hukum dalam menjalankan berbagai program inklusi.
“Kebijakan-kebijakan Ibu Wali selama ini sudah sangat konkret dan menunjukkan arah yang jelas. Tidak hanya berbasis data, tetapi juga dilakukan dengan turun langsung ke lapangan,” jelasnya.
Emi menilai, seorang pemimpin sudah seyogyanya seperti Walikota Lisa yang hadir langsung melihat kondisi masyarakat, bukan hanya menerima laporan di balik meja.
Karena menurut Emi, hal ini penting agar setiap persoalan bisa diketahui secara utuh dan ditindaklanjuti melalui kebijakan yang tepat sasaran.
Salah satu program yang turut mendapat sorotan adalah bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak tidak mampu dan anak-anak disabilitas. Dalam kunjungan tersebut, Walikota Lisa juga mengecek langsung apakah para penerima manfaat sudah terdata secara menyeluruh.
“Dari lapangan, ternyata masih ada yang tercecer. Dan itu wajar dalam program yang baru berjalan. Justru melalui masukan langsung, program bisa terus dievaluasi dan disempurnakan,” ujar Emi.
Ia juga mengungkapkan, Walikota Lisa telah berkomitmen mendukung komunitas disabilitas di Banjarbaru, termasuk melalui hibah untuk penyediaan sekretariat atau ruang berkegiatan bagi anak-anak disabilitas.
“Tempat ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, seperti pendidikan keagamaan, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Emi menekankan pentingnya perhatian dan ruang yang lebih besar bagi anak-anak disabilitas di Kota Banjarbaru, seiring dengan meningkatnya jumlah dan harapan dari para orang tua.
“Masyarakat ingin anak-anak disabilitas lebih diperhatikan dan diberi ruang yang layak. Apa yang dilakukan Ibu Wali hari ini adalah bentuk nyata keberpihakan terhadap mereka,” tutup Emi.