TERAS7.COM – Pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Sebelimbingan dan Desa Gunung Sari, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, resmi rampung dan kini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.
Jembatan penghubung yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru ini diharapkan menjadi motor penggerak aktivitas warga sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi setempat.
Plt Kepala Dinas PUPR Kotabaru, H. Abdul Hamid, mengatakan rampungnya jembatan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan publik.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan urat nadi yang menghubungkan kehidupan sosial dan ekonomi warga. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta kebutuhan masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Hamid juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan kolaborasi berbagai pihak yang turut menyukseskan pembangunan tersebut. Ia mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas umum demi keberlanjutan manfaatnya.
“Mari kita rawat bersama. Jika ada kendaraan melebihi tonase, silakan ditegur. Karena jembatan ini kini menjadi milik kita bersama,” tegasnya.
Selain jembatan, sejumlah desa juga mengusulkan pengaspalan jalan di beberapa titik rawan macet. Menurut Hamid, usulan tersebut akan menjadi prioritas agar arus lalu lintas lebih lancar, dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Sementara itu, Kepala Desa Sebelimbingan, Akhmad Zaenuri, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya jembatan yang telah lama dinantikan warga.
Menurutnya, keberadaan jembatan ini tak hanya memperlancar transportasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan potensi wisata di wilayah sekitar.
“Alhamdulillah, akses kini jauh lebih mudah. Dulu warga harus memutar jauh, sekarang sudah dipermudah. Kami berharap ke depan jembatan ini bisa mendukung pengembangan wisata di sekitar sungai yang memiliki pemandangan indah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihak desa berharap pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut sesuai perencanaan, sehingga potensi lokal bisa dimaksimalkan demi kesejahteraan masyarakat.