TERAS7.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotabaru mencatat progres signifikan dalam pembangunan infrastruktur kesehatan sepanjang tahun 2025. Realisasi fisik pembangunan mencapai 89 persen, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas dan pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke pelosok Bumi Saijaan.
Capaian tersebut ditopang oleh sejumlah proyek strategis, di antaranya pembangunan lanjutan RSUD Sengayam Tahap II, rehabilitasi Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu), serta pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).
Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Muhammad Ukas, menyampaikan bahwa seluruh program pembangunan tersebut merupakan bagian dari peta jalan penguatan layanan kesehatan primer dan rujukan. Hal itu ia sampaikan di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).
Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam hal koordinasi lintas sektor dan distribusi informasi. Meski demikian, pihaknya terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami menyadari pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media, lembaga terkait, dan masyarakat. Sinergi ini krusial untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan layanan kesehatan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Ukas.
Memasuki tahun 2026, Dinkes Kotabaru menetapkan penguatan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai fokus utama. Prioritas diarahkan pada pengawasan pembiayaan serta peningkatan mutu layanan agar seluruh masyarakat memperoleh akses kesehatan yang adil dan berkualitas.
“Tahun 2026 kami menargetkan sistem pelayanan kesehatan yang tidak hanya lengkap dari sisi fasilitas, tetapi juga lebih responsif dan terintegrasi secara digital. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki kartu jaminan kesehatan, tetapi benar-benar mendapatkan layanan yang layak saat berobat,” jelasnya.
Selain itu, penyelesaian sarana penunjang lainnya juga terus dipacu guna memperkokoh sistem pelayanan kesehatan di daerah.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, Dinas Kesehatan Kotabaru optimistis transformasi layanan kesehatan dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (Rhl)