Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Rendahnya Etika Politik Menjelang Pilwali Banjarbaru 2020
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Rendahnya Etika Politik Menjelang Pilwali Banjarbaru 2020

Maulana
Maulana 21 Agustus 2020, 13.44
Share
WhatsApp Image 2020 08 21 at 13.50.05 e1597989127537
SHARE

TERAS7.COM – Menjelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru (Pilwali) 2020, setelah wafatnya Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani beberapa pekan lalu, atmosfer politik di kota berjuluk Idaman kini mulai memanas.

Sebelumnya petahana Almarhum Nadjmi Adhani dan Darmawan Jaya Setiawan, bakal menjadi calon tunggal kuat usai sang penantang Aditya Mufti Arifin dan AR Iwansyah Kader PPP dan Golkar menyatakan mundur dari kompetisi politik Pilwali Banjarbaru 2020, dengan alasan kemanusian karena kondisi pandemic covid-19.

Namun diluar kehendak, sang khalik telah mengambil lebih dulu wafatnya Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani yang diketahui memiliki kekuatan besar dan sulit dikalahkan, oleh karena berbagai prestasi yang telah diraih dan mampu mengharumkan nama Kota Banjarbaru hingga ketingkat Internasional.

Duka yang mendalam bagi warga Banjarbaru bahkan seluruh masyarakat Kalimanatan Selatan karena putra terbaik telah wafat sebelum bertarung, yang mana juga sosok Nadjmi memiliki peluang besar untuk periode berikutnya maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada tahun 2024.

Badrul Ain Sanusi Pengamat Politik Kalimantan Selatan menyampaikan, sebelumnya dirinya masih berkabung atas berpulangnya Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani putra terbaik Kalimanatan Selatan, namun menurutnya menjelang pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung dalam waktu dekat, mengharuskan Banjarbaru juga bersiap untuk memilih pemimpin selanjutnya.

Baca juga :

Drama 5 Triliun di Kalsel: Salah Input yang Menggerus Kepercayaan

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Pemkab Tapin Akan Pasang 105 Titik Lampu Jalan

Tekankan Integritas ASN, Wakil Bupati Tapin Buka Uji Kompetensi JPT Pratama

“Sebenarnya, saya pribadi masih berkabung karena terpukul atas wafatnya Pak Nadjmi, namun dikarenakan soal Pilkada Banjarbaru yang waktunya semakin dekat dan politisi sudah memainkan perannya, maka hal ini penting disikapi demi masa depan Banjarbaru,” ujarnya kepada teras7.com saat dihubungi, pada Jum’at (21/08).

WhatsApp Image 2018 10 14 at 21.33.18
Badrul ‘Ain Sanusi Pengamat Politik Kalimantan Selatan.

Ibaratkan peribahasa, belum kering tanah kuburan, desas desusu poros baru dan penantang mulai bermunculan, melihat petahana sang Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan kehilangan keseimbangan duet politikinya.

Bahkan penantang yang sebelumnya menyatakan mundur dari Pilwali kini kembali maju, namun entah apa gerangan, penantang memiliki wajah baru pasangannya, yakni Aditya Mufti Arifin dan Syahriani, bukan AR Iwansyah namun tetap dengan slogan lama ‘Banjarbaru Juara’.

Sementara itu Darmawan Jaya Setiawan baru-baru ini telah mendeklarasikan dirinya untuk melanjutkan perjuangan sahabatnya yang telah wafat dengan pasangan baru pula, yaitu H Martinus yang pernah menjabat sebagai Penjabat walikota Banjarbaru pada tahun 2015 selama 7 bulan.

Namun, tidak seperti yang di perhitungkan, Darmawan Jaya yang juga memiliki pengaruh besar di Kota Banjarbaru akan memegang tongkat estapet bakal calon walikota, ia memilih tetap bertahan pada posisi wakil dan H Martinus menjadi Bakal Calon Walikota Banjarbaru, menggantikan posisi Almarhum Nadjmi Adhani, tetap dengan slogannya Banjarbaru lebih baik dan semakin baik.

Dari arus politik yang telah mengalir, menimbulkan beberpa pertanyaan, salah satunya apakah akan ada poros ke tiga yakni AR Iwansyah yang juga memiliki pengaruh besar di Kota Bnjarbaru yang saat ini menjabat sebagai Wakil I Ketua DPRD Kota Banjarbaru, yang mana periode sebelumnya beliau menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Banjarbaru dari fraksi Partai Golkar.

Pria yang akrab disapa Bung Badrul ini melanjutkan, hal terpenting bagi seorang pemimpin daerah Banjarbaru adalah memiliki leadershif yang smart dengan inovasi yang brilian di tengah heterogenitas warga Banjarbaru.

Hal yang harus dipahami masyarakat dalam menentukan pilihan hendaknya tahu dan paham dengan sifat sang calon, jejak rekam yang pastinya para kandidat yang ada sudah pernah menjabat di pemerintah dan atau sebagai wakil rakyat,” jelasnya.

Termasuk track record masing-masing calon dalam persoalan sosial dan hukum yang terecord dalam jejak otak warga dan digital.

“Yang sangat kita sayangkan itu etika politik yang berhubungan dengan Aditya Mufti ariffin dengan syahriani, yang mana sebelumnya ia telah menyatakan mengundurkan diri, namun kini kembali maju dengan pasangan yang lainnya dengan artian etika politiknya sangat rendah ini yang sangat disayangkan,” ucapnya.

Apalagi mengingat Aditya Mufti ariffin tidak lagi berpasangan dengan AR Irwansyah, walaupun demikian hal ini menjadi sah-sah saja sebagai pilihan politik apabila lawan duet tidak memiliki bergaining ke depan.

Kemudian, kemungkinan AR Irwansyah muncul sebagai poros ketiga menurutnya silahkan saja, dengan artinya kontestasi politik masyarakat semua bisa menilai Putra Banjarbaru untuk ke depan menuju Banjarbaru yang lebih baik.

“Sosok almarhum nadjmi adhani merupakan tolak ukur kepemimpinan untuk Kota Banjarbaru diharapkan kepemimpinan selanjutnya bisa meneruskan apa yang sudah dirancang atau direncanakan untuk melanjutkan pembangunan kota Banjarbaru, bukan malah nantinya mengalami kemunduran,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Drama 5 Triliun di Kalsel: Salah Input yang Menggerus Kepercayaan

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Pemkab Tapin Akan Pasang 105 Titik Lampu Jalan

Tekankan Integritas ASN, Wakil Bupati Tapin Buka Uji Kompetensi JPT Pratama

Lisa Halaby Dikukuhkan Jadi Bunda PAUD Kota Banjabaru

Panen Cabai dan Jagung, Walikota Banjarbaru Puji Peran Petani dalam Ketahanan Pangan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?