Sudaryono berharap, pemanfaatan lahan kosong yang rencananya akan dibuka ini nantinya tidak hanya membuat lingkungan lebih produktif, tetapi juga dapat menambah pendapatan teman-teman KWT di Komplek Rina Karya.
“Saat ini, dari penjualan sayur mayur dan pupuk tiap minggu, kelompok kami bisa mendapatkan Rp500–700 ribu. Semua hasil penjualan dikembalikan ke kelompok dan dikelola kembali untuk kegiatan berikutnya,” tutup Sudaryono.
Adapun sekadar diketahui, penataan lingkungan di RT 003 Komplek Rina Karya sudah dilakukan sejak 2012, dan upaya produktif dari warga ini terus berlanjut hingga sekarang.