TERAS7.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra telah mengeluarkan surat keputusan (SK) rekomendasi untuk Lisa Halaby, yang merupakan bakal calon walikota di Pilkada Banjarbaru 2024.
Padahal diketahui, sebelumnya DPC Partai Gerindra Banjarbaru santer akan mengusung kadernya Yuti Mahrita sebagai bakal calon wakil walikota mendampingi Aditya Mufti Ariffin di Pilkada Banjarbaru 2024.
Bahkan, saking kuatnya kedua sosok itu bakal berpasangan sampai-sampai sudah memiliki tagline “Ayuha” yang merupakan singkatan dari Aditya Mufti Ariffin-Yuti Mahrita.
Namun siapa sangka, tepat pada Sabtu (20/07/2024) kemarin, DPP Partai Gerindra malah mengeluarkan SK rekomendasi untuk Lisa Halaby maju sebagai bacalon Walikota Banjarbaru 2024-2029.
Lantas bagaiamana dengan kondisi internal DPC Partai Gerindra Banjarbaru dengan Yuti Mahrita atas hasil SK rekomendasi yang sudah dikeluarkan untuk Lisa Halaby?
Disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Banjarbaru Neni Hendriyawati, bahwa kondisi interal partainya baik-baik saja dengan Yuti Mahrita, meskipun SK rekomendasi dikeluarkan untuk Lisa Halaby.
“Internal kami baik-baik saja, tapi mungkin ada nilai plus dan kurangnya,” ucapnya.
Meski dukungan dikeluarkan untuk Lisa Halaby, dikatakan Neni, komunikasi dengan Yuti Mahrita tetap baik, dan tidak ada permasalahan dengan sosok Ketua PIRA Kalsel tersebut.
“Tapi semuanya bagus aja, kita tetap bagus komunikasi dengan Ibu Yuti maupun Ibu Lisa, tidak ada permasalahan,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Partai Gerindra menjadi partai pertama yang mengeluarkan SK rekomendasi untuk Lisa Halaby maju di Pilkada Banjarbaru 2024.
Lisa sendiri mengaku bersyukur atas dukungan Partai Gerindra terhadap dirinya yang akan bertarung di kontestasi Pilkada Banjarbaru 2024 mendatang.
“Terima kasih banyak untuk Partai Gerindra, dan Khususnya kepada Ibu Neni, Ketua Umum DPC Gerindra Banjarbaru. Alhamdulillah, yang partai pertama mengeluarkan rekomendasi terhadap diri ulun Partai Gerindra,” kata Lisa.
Adapun untuk pasangan pendampingnya, Lisa masih enggan membeberkan ke publik lantaran dirinya masih menunggu seluruh SK dikeluarkan oleh partai koalisi.
“Tunggu saja dulu dari partai lain mengeluarkan SK, nanti akan ulun sampaikan (pasangan pendamping di Pilkada Banjarbaru 2024 -red),” tukasnya.