Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Sanggar Bahana Antasari Borong Piala Palui 7 Tanpa Dukungan UIN Antasari
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Sanggar Bahana Antasari Borong Piala Palui 7 Tanpa Dukungan UIN Antasari

Tim Redaksi
Tim Redaksi 4 Juli 2022, 00.41
Share
WhatsApp Image 2022 07 03 at 02.12.15
Sanggar Bahana Antasari Borong 9 Piala Festival Teater si Palui 7 yang Diselenggarakan oleh Sanggar Titian Barantai (STB) Universitas Islam Kalimantan (Uniska). Sabtu (02/07/2022). Foto: Sanggar Bahana Antasari
SHARE

TERAS7.COM – Tanpa dukungan dari pihak Kampus, Sanggar Bahana Antasari (SBA) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin borong piala pentas Festival Teater si Palui ke 7 (Komedi) Regional Kalimantan Selatan.

Dalam ajang ikut serta Festival Teater si Palui ke 7 yang diselenggarakan oleh Sanggar Titian Barantai (STB) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin, Sanggar Bahana Antasari salah satu peserta yang selalu andil disetiap kegiatan kesenian, khususnya di bidang seni teater.

Tidak kurang dari 3 bulan lamanya proses latihan persiapan pementasan pertunjukan untuk bisa tampil dan terlibat dalam kegiatan perlombaan teater palui, yang mengangkat nilai-nilai tradisi dan budaya urang banua Banjar dengan tema Pariwisata.

Namun sangat disayangkan, selama proses latihan, Sanggar Bahana Antasari tidak diberikan dukungan bahkan fasilitas dari Kampus UIN antasari Banjarmasin, sehingga terpaksa mereka menjalankan kegiatan latihan setiap harinya di area Gedung Olahraga (GOR) Hasanuddin  Banjarmasin.

Hal itu diungkapkan oleh Muhammad Ramadhani Al-banjari selaku Sutradara dan Penulis Naskah Teater Palui yang berjudul “Nyaman Dipandang Kalat di Muntung” yang pada puncak pengumunan pemenang pentas teater Palui ke 7 berhasil membawa nama harum Sanggar Bahana Antasari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari Kampus UIN Antasari Bajarmasin.

Baca juga :

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Calon Rektor ULM Cabut Nomor Urut

Bawa Perubahan Teknologi, HSU Jadi Tempat 346 Mahasiswa Faperta ULM

WhatsApp Image 2022 07 04 at 00.27.02
Muhammad Ramadhani Al-Banjari Saat Menerima Piala Penghargaan Sebagai Sutradara dan Penulis Naskah terbaik Festival Teater Si Palui ke 7. Foto: Sanggar Bahana Antasari

Kepada teras7.com ia yang akrab disapa Abe menyampaikan, bahwa sejak pertama mereka memulai latihan hingga pementasan berlangsung, Sanggar Bahana Antasari tidak pernah mendapat dukungan dari pihak kampusnya sendiri, walau sebelumnya mereka sudah mengemis meminta kepada pihak kampus untuk dipasilitasi selama proses latihan.

“Bahkan saat kita mau gladi saya meminta kepada adik-adik pengurus saya untuk kembali menghadap rektor agar bisa geladi di kampus satu hari, namun jawaban yang didapat mereka sangat kalat (istilah bahasa banjar tidak mengenakkan),” ujarnya.

Menurtutnya, jawaban dari pihak kampus UIN Antasari Banjarmasin tidak memperbolehkan kegiatan mahasiswa pada waktu malam, padahal pihaknya hanya meminta waktu dari jam 20.00 Wita sampai 22.00 Wita untuk geladi, namun hal itu ditolak.

“Dari pengurus menyampaikan kepada saya bahwa Kata Rektor Selama ia menjadi rektor, tidak ada kegiatan mahasiswa di jam malam,” terang Abe yang juga merupakan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Antasri Banjarmasin 2005-2007.

Menyikapi jawaban tersebut, serta waktu latihan yang juga mepet, mereka pun meminta bantuan kepada salah satu Pekerja Seni kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin meminjam halaman untuk melaksanakan geladi bersih.

Cuplikan layar 2022 07 04 003739
Pertunjukan Sanggar Bahana Antasri di Festival Teater si Palui ke 7 STB Uniska banjarmasin. Foto: Sanggar Bahana Antasari
Cuplikan layar 2022 07 04 003822
Pertunjukan Sanggar Bahana Antasri di Festival Teater si Palui ke 7 STB Uniska banjarmasin. Foto: Sanggar Bahana Antasari

“Memalukan iya, tapi mau tidak mau kita meminta bantuan kepada kawan kawan di kampus lain, dan kami sangat berterimakasih,” lanjutnya.

Atas hal itu Abe sangat menyesalkan sikap Kampus UIN Antasari Banjarmasin khususnya rektor yang tidak memberikan dukungan, ruang dan fasilitas dalam proses pengkaryaan kesenian mahasiswa.

“Apakah tidak ada kebijakan yang adil dari kampus, agar bagaimana mahasiswa tetap bisa produktif positif dalam kegiatan pada malam hari, kalau begini saya sesalkan itu,” ucapnya.

Walaupun tidak ada dukungan dari pihak kampusnya sendiri, Sanggar Bahana Antasari bersahil memboyong  9 piala, diantaranya, penyaji terbaik 1, penata musik terbaik, penata rias dan busana terbaik, penata cahaya terbaik, aktor utama terbaik, penulis naskah terbaik, sutradara terbaik, penata artistik terbaik dan penyaji teristimewa.

Selain itu Edi Sutardi Akademisi dan Pelaku Teater yang juga bertindak sebagai juri pada Festival Teater si Palui ke 7 kali ini menanggapi, pentas teater palui yang dibawakan oleh Sanggar Bahana Antasari sangat energik, bahkan ia tidak menyangka akan sebaik itu.

“saya suka dengan karyanya, juga tentang nilai pariwisata, budayanya dan juga tradisi daerahnya, itu keren dan pemain yang lainnya juga keren mereka seperti mempunyai embrio dan itu luar biasa,” katanya yang akrab di sapa Kang Edi Merupakan Dosen Kesenian di STIKIP PGRI Banjarmasin.

WhatsApp Image 2022 07 04 at 00.29.37
Edi Sutardi Akademisi dan Pelaku Teater yang juga bertindak sebagai juri pada Festival Teater si palui ke 7 STB Uniska banjarmasin. Foto: Ist

Menanggapi tidak ada adanya dukungan dari kampus selama latihan, Kang Edi sangat menyayangkan pihak, menurutnya kampus adalah ruang eksplorasi dan tempat ekspresi mahasiswa, selain prodi atau jurusan yang diambil oleh masing masing mahasiswanya.

“Seni bukan untuk mencari keuntungan, namun seni adalah ruang pengalaman, walau hanya satu atau dua jam setelah selesai mereka akan kembali pada kehidupannya sendiri,” tuturnya.

Komunitas seni bukan hanya menjadi tempat untuk melahirkan kesenian, namun itu menjadi tempat suplemen, ekspresi dalam perjalanan selama mereka ada di ruang dan waktu tersebut.

“Jadi, Mahasiswa jangan dicurigai, namun diberi kepercayaan untuk bisa mengekspresikan kreatifitasnya, yang mana akan membawa prestasi dan mengharumkan nama kampus itu sendiri,” pungkasnya.

Dalam catatan prestasi Sanggar Bahana Antasari telah banyak meraih penghargaan baik event Lokal maupun Nasional, seperti pentas teater palui yang sudah beberapa kali melaih penghargaan, STIGMA 5 Malang 2018 dengan memborong 5 piala, Festemo yang diselenggarakan oleh Kampung Seni Budaya ULM meraih juara 2 pada 2018 dan juara 1 pada 2017, Japen Cerita Juara Pavorit 2017, Festival Tari 2022 meraih juara 3, juara 2 Festival Musik 2022 serta selalu ikut serta dalam kegiatan kesenian, seperti Temu Teater Mahasiswa Nusantara, Festival Teater Mahasiswa Nasional, Pekan Seni Mahasiswa Nasional dan lainnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Calon Rektor ULM Cabut Nomor Urut

Bawa Perubahan Teknologi, HSU Jadi Tempat 346 Mahasiswa Faperta ULM

Dilirik Akademisi Singapura, ULM Usulkan Pulau Curiak Batola Jadi Pusat Riset Ekologi Global

Adu Gagasan, Empat Bakal Calon Rektor ULM Paparkan Visi Misi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?