TERAS7.COM – Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2025 resmi dibuka, Sabtu (8/11/2025), dengan semarak kegiatan di sepanjang Sungai Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Sejak pagi, ratusan peserta dan warga tampak memadati area sungai untuk mengikuti berbagai lomba tradisional yang menjadi ikon budaya masyarakat sungai.
Deretan jukung atau perahu kayu khas Banjar menghiasi aliran sungai, mengikuti tiga lomba utama di hari pertama, yakni Jukung Acil Balap, Formasi Jukung, dan Jukung Panjang. Gemericik air, sorak penonton, dan teriakan peserta menambah meriah suasana di lokasi festival.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, H. Irwan Jaya, mengatakan, Festival Pasar Terapung bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya sungai yang menjadi identitas masyarakat Banjar.
“Festival ini bukan hanya acara seremonial, tapi upaya menjaga budaya sungai agar tetap hidup di tengah masyarakat. Setiap lomba yang digelar melibatkan warga dan komunitas lokal,” ujarnya
Ia menambahkan, seluruh perlombaan di hari pertama ditargetkan selesai pada hari yang sama agar kegiatan hari kedua dapat dipusatkan pada Lomba Juru Hias Jukung serta acara puncak festival.
“Besok fokusnya pada puncak kegiatan dan pembagian hadiah. Rencananya akan diserahkan langsung oleh Bupati Banjar atau Ketua TP PKK Kabupaten Banjar,” jelasnya.
Selain lomba jukung, festival juga membuka ruang ekspresi budaya melalui tradisi Beduray Pantun, yang biasanya digelar spontan di lokasi acara. Jika kondisi memungkinkan, tradisi ini akan kembali tampil untuk menghidupkan suasana festival.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Disbudporapar Banjar Sofia, menyelenggarakan Lomba Fotografi dan Video Konten. Para peserta bebas mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan, dan hasil karya terbaik akan dijadikan materi promosi destinasi wisata Kabupaten Banjar.
“Kita ingin melibatkan masyarakat, fotografer, dan kreator lokal agar promosi wisata Lok Baintan semakin luas dikenal. Ini juga strategi memperkuat posisi Lok Baintan sebagai destinasi sungai unggulan di Kalimantan Selatan,” tuturnya
Dikenal sebagai salah satu festival sungai paling autentik di Indonesia, Festival Pasar Terapung Lok Baintan menjadi simbol kuat budaya dan ekonomi masyarakat Banjar. Tradisi jual beli di atas perahu yang telah berlangsung turun-temurun kini terus dirawat sebagai warisan budaya sekaligus daya tarik wisata utama Kabupaten Banjar.