Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Solusi Olah Sampah, Budidaya Ulat Maggot Terus Dikembangkan DLH PPU
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Solusi Olah Sampah, Budidaya Ulat Maggot Terus Dikembangkan DLH PPU

Tim Redaksi
Tim Redaksi 28 Oktober 2024, 19.41
Share
images 1 1
DLH PPU terus kembangkan budidaya ulat maggot. (Foto: GDM Organic)
SHARE

TERAS7.COM – Dinilai sebagai salah satu solusi pengolahan sampah organik, maggot di Kabupaten Penajam Paser Utara terus dikembangkan untuk budidaya oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdadan) Biawan, Bintang dalam Rapat Koordinasi Bank Sampah Go Green menuju ekonomi sirkuler yang digelar di Hotel IKA Petung beberaapa waktu lalu mengatakan, pengolahan sampah organik ini bisa melalui budidaya maggot.

Ia menjelaskan, sekilas tentang maggot Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) Serangga yang termasuk dalam keluarga lalat Maggot memakan segala yang organik dalam waktu 24 jam.

Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) Serangga yang termasuk dalam keluarga lalat Maggot memakan segala yang bersifat organik.

“1 maggot mampu menghasilkan 2-5 kg sampah dan 1 gram telur bsf mampu hasilnya 2-3 kg maggot,” jelasnya .

Baca juga :

Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak

HAN ke-42, Pemerintah Tanah Bumbu Komitmen Lindungi dan Penuhi Hak Anak

Kabupaten Banjar Menuju e-Government Terintegrasi, Satukan Akses ke Semua Aplikasi

Untuk memulai budidaya maggot lanjutnya, maka harus disiapkan media budidaya, kemudian mempersiapan media bertelur lalat BSF.

Lebih lanjuti mengenai manfaat magggot dapat megurai sampah menjadi pupuk organik sisa pencernaan larva maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) atau biasa disebut kasgot dapat dimanfaatkan sebagai

Mengurangi jumlah sampah dengan cepat karena maggot membutuhkan sampah organik untuk tumbuh dan berkembang, dan dapat mengurai sampah organik 2–5 kali bobot tubuhnya dalam 24 jam.

“Satu kilogram maggot dapat menghabiskan 2–5 kilogram sampah organik per hari,” katanya.

Bukan hanya itu lanjut Bintang, juga bisa menjadi alternatif pakan ternak karena maggot merupakan pakan alternatif yang murah dan mudah ternak.

Maggot mengandung protein tinggi dan berkualitas yang dibutuhkan ternak. Maggot bisa diberikan dalam keadaan segar atau dicampur dengan pakan komersil.

Mengenai sumber makanan maggot, ia mengatakan kebanyakan adalah limbah sayuran yang ada dipasar, apalagi sebagian masyarakat di sekitar adalah petani.

Sehingga setiap 3 hari sekali pihaknya mengambil sampah sisa sayuran di pasar sebanyak 7 karung yang kemudian akan di cacah sebelum diberikan makan ke maggot.

Bintang menjelaskan, mengolah maggot menjadi pelet ikan karena tingginya harga pakan di pasarkan maka mencoba untuk membuat pelet ikan dari maggot.

Dengan penerapan pelet maggot ini bisa menekan biaya pembelian pakan hingga 30 persen lebih.

“Maggot dapat mengurangi jumlah sampah organik dan dapat menjadi potensi ekonomi budidaya maggot karena tergolong cukup mudah dengan cepat.

Semisal 1 kelurahan memiliki rumah maggot dengan kapasitas produksi maggot sebesar 20 kg / siklus saja, maka sampah harian yang bisa dikurangi sebesar 60 Kg/Hari,” ungkapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak

HAN ke-42, Pemerintah Tanah Bumbu Komitmen Lindungi dan Penuhi Hak Anak

Kabupaten Banjar Menuju e-Government Terintegrasi, Satukan Akses ke Semua Aplikasi

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Sukses Jalankan Tugas HUT ke-81 RI, Paskibraka Tanah Bumbu Dapat Apresiasi dari Bupati

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?