TERAS7.COM – Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan Syairi Mukhlis S.Sos berharap proses lelang pada pekerjaan akses ruas jalan Simbuang-Tanjung Sari di Pulau Daratan Kotabaru yang menghubungkan akses jalan antar Kecamatan Kelumpang Barat dengan Kelumpang Tengah untuk segeranya dilaksanakan.
Alasannya, karena ruas jalan merupakan akses vital masyarakat di dua kecamatan tersebut.
Ini diutarakan Syairi usai melakukan peninjauan akses ruas jalan yang rencananya akan diperbaiki tahun 2023 dan dikerjakan dengan anggaran kurang lebih senilai 22 miliar pada Minggu (26/02/23).
Dimana DPRD sesuai fungsinya juga dengan kebijakan anggaran sudah menyetujui untuk dikerjakan, selanjutnya, ranahnya ada di pihak eksekutif (PUPR) selaku eksekutor untuk mengerjakan.
Syairi Mukhlis menegaskan, ketika nanti ketersedian waktu pekerjaan yang cukup minim, ada kekuatiran nanti terkesan kontraktor pekerjaannya juga akan buru-buru, sehingga terabaikan masalah kualitas.
“Nah untuk itu, ketika lelang ini dikerjakan lebih awal, lebih cepat selesai sehingga waktu cukup panjang. Ketika nanti ada hal-hal yang tidak kita duga atau post merger sifatnya, baik itu pengaruh alam sehingga masih ada waktu nanti yang bisa untuk perpanjangan,” jelasnya Syairi Mukhlis.
Ia mengumpamakan, ketika nanti mereka berkontrak di bulan April, artinya mereka ada pekerjaan hingga Oktober, ada enam bulan. November masih ada waktu nanti kalau adendum satu bulan ketika memang ada hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya cuaca, atau kondisi faktor alam yang menyebabkan, sehingga pekerjaan tidak selesai.
“Tapi kalau ber kontraknya nanti berlarut-larut, sehingga tidak memungkinkan, ada kekuatiran kita (DPRD), ini jangan-jangan nanti 2023 tidak terselesaikan, kan sangat disayangkan,” ujar Syairi lagi.
Sebagai fungsi kontrol, DPRD lanjut Syairi tentu menjadi kewajiban memastikan bagaimana kondisi-kondisi infrastruktur yang akan dikerjakan di 2023, salah satunya adalah ruas jalan Simbuang ini. Dimana dengan gelontoran dana yang cukup besar dan fantastis diangka kurang lebih 22 miliar tentu harapannya pekerjaan ini betul-betul berkualitas nantinya, dan juga bisa tahan lama.
Tentu dengan memastikan ini yaitu dalam rangka kondisi jalan saat ini seperti apa, karena jalan ini betul-betul menjadi jalan utama penghubung empat kecamatan yang ada di dalam untuk menuju jalan protokol Jenderal Ahmad Yani merupakan jalan nasional yang ada di Kecamatan Kelumpang Barat.
“Saya yakin juga dinas terkait hari ini terus berusaha menyiapkan dokumen-dokumen untuk melengkapi lelang, sehingga pekerjaan ini betul-betul bisa ber kontrak tepat waktu,” pungkasnya optimis.