Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Syekh Basyaruddin, Ingin Kelapa Tinggal Tunjuk, Kelapanya Yang Merunduk Untuk di Petik
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Syekh Basyaruddin, Ingin Kelapa Tinggal Tunjuk, Kelapanya Yang Merunduk Untuk di Petik

Sugeng Hariyadi
Sugeng Hariyadi 19 Juli 2022, 22.36
Share
WhatsApp Image 2022 07 19 at 20.51.33
Letkol Czi. Noris Agus Rinanto, S.I.P di areal pemakaman Syekh Basyaruddin. (foto:ist)
SHARE

TULUNGAGUNG, TERAS7.COM – Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Czi. Nooris Agus Rinanto, S.I.P. mengunjungi makam Syekh Basyaruddin di Srigading Bolorejo, Kecamatan Kauman, pada selasa sore (19/7).

Letkol Czi. Nooris Agus Rinanto, S.I.P. melakukan ziarah ke makam ulama yang di sebut sebagai salah satu penyebar agama islam pertama di daerah Tulungagung, terutama di kawasan Srigading, Bolorejo, didampingi oleh Danramil 0807/13 Kauman, Kapten Inf Pamuji.

Sebagaimana diketahui, Syekh Basyaruddin adalah sosok yang dikenal masyarakat Tulungagung sebagai pendakwah islam pertama di Bumi Ngrowo (Nama Kabupaten Tulungagung zaman dulu).

Makam ini selalu ramai pengunjung yang datang tidak hanya dari Tulungagung namun juga dari luar kota, Bahkan peziarah yang berasal dari luar negeri juga berdatangan.

Menurut cerita, Syeh Basyaruddin selalu berdzikir di bambu dekat sungai, tujuannya jika beliau tertidur, beliau dapat jatuh ke sungai, sehingga terbangun dan dapat melanjutkan dzikirnya.

Baca juga :

Catat! Ini Jadwal Lengkap Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1447 H se-Kalsel

Momen Khusyuk Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026

Cerita menarik tentang Syeh Basyaruddin adalah ketika beliau ingin mengambil kelapa, beliau hanya perlu menunjuknya saja dan pohon kelapa itu merunduk sehingga Syeh dapat mengambil buah apapun tanpa perlu memanjat.

Berdasarkan cerita para peziarah, mereka sering mendapat ketenangan setelah berziarah dan berdoa di makam ini. Kebanyakan peziarah berdoa mulai malam hingga subuh.

Lokasi makam ini cukup mudah ditempuh dengan kendaraan pribadi, namun jika naik kendaraan umum, peziarah dapat turun di depan gang dan melanjutkan perjalanan dengan naik becak.

Keturunan Prabu Brawijaya IV

Dilansir dari laman muqoddimahngrowo.wordpress.com, pada kajian tulis di daerah Kalangbret, keberadaan makam Srigading menyimpan sejarah Islam, terkait dengan pejabat tinggi Pemerintahan Ngrowo di Kalangbret.

Makam Syekh Basyaruddin terletak di Dusun Srigading, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Dari terminal Kota Tulungagung ke arah barat, kurang lebih 4 Km, sampai simpang tiga Jethaan ke utara sekitar 1 Km.

Untitled
Makam Syekh Basyaruddin terletak di Dusun Srigading, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. (foto:ist)

Setelah sampai di Pasar Kliwon Kalangbret belok kiri sekitar 1,5 Km sampai di Dusun Srigading, Bolorejo. Tepatnya di lereng Gunung Bolo bagian utara, di pinggir kali yang mengitari Gunung Bolo, Syekh Basyaruddin di makamkan beserta keluarga dan kerabatnya.

Syekh Basyaruddin yang mempunyai nama asli Kiai Nur Soto hidup se zaman dengan Kiai Ageng Mohammad Besari Tegalsari dan Sunan Pakubuwono II (tahun 1727-1749). Beliau dipercayai oleh masyarakat Bolorejo, Kauman, Tulungagung, dan sekitarnya sebagai kiai yang babat Dusun Srigading bersama-sama ayahnya, Kiai Abdur Rahman. Beliau berdua kemudian mensiarkan agama Islam di Bolorejo dan sekitarnya. Oleh karena jasa-jasa Beliau inilah masyarakat Bolorejo menghormatinya sejak dahulu hingga sekarang.

Syekh Basyaruddin, disamping seorang ulama yang ahli dalam bidang tasawuf, Beliau masih keturunan Prabu Brawijaya VI yang menjadi raja tahun 1478-1498. Silsilah Beliau secara lengkap yang dituturkan oleh juru kunci makam, adalah:

  1. Girindra Wardana/Brawijaya VI ( 1478- 1498)
  2. Udoro/Brawijaya VII (1498- 1518)
  3. Raden Pangeran Demang.
  4. Raden Demang Ngadiluwih.
  5. Kiai Ageng Abdul Mursyad Mrican Kediri.
  6. Kiai Abdur Rahman Srigading, Bolorejo, Kauman, Tulungagung.
  7. Syekh Basyaruddin/Kiai Nur Soto Srigading.

Syekh Basyaruddin sendiri semasa hidupnya dikenal sufi dan penyabar.

Syekh Basyaruddin, apabila makan nasi, selalu memilih nasi yang banyak terdapat kerikilnya. Nasi tersebut oleh Syekh Basyaruddin, di makan secara perlahan, dengan menyisihkan satu per satu kerikil yang tercecer dalam nasi tersebut.

Sedangkan sehari-hari, Syekh Basyaruddin selalu menghabiskan waktunya untuk berdakwah, bermujahadah, dan tidak pernah absen membaca ayat al Quran.

Syekh Basyaruddin juga dikenal sebagai sosok yang tidak pernah membiarkan waktu terbuang sia-sia, kalau kebetulan terdapat waktu luang, Syekh Basyaruddin selalu memanfaatkannya untuk membaca al Quran.

Syekh Basyaruddin juga rutin melaksanakan puasa sunah, seperti puasa Senin-Kamis, puasa sunah di bulan Rajab, dan masih banyak lagi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love2
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260722 165547
Lisa Halaby Buka Piala Banjarbaru Emas 2026 U13 dan U15, Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
22 Juli 2026, 22.45

You Might Also Like

Catat! Ini Jadwal Lengkap Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1447 H se-Kalsel

Momen Khusyuk Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026

Awal Ramadan 1447 H Ditetapkan 18 Februari 2026, Muhammadiyah Mulai Puasa Besok

Wadah Guru Ngaji Pertama di Indonesia! Agnia Bawa Misi Besar Turunkan Buta Huruf Al-Qur’an

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?