TERAS7.COM – Warga Desa Gunung Ulin, melalui Kepala Desanya, Kabupaten Kotabaru telah mengambil langkah proaktif dengan melaporkan keberadaan tanaman kecubung yang tumbuh di pekarangan kebun salah satu warganya kepada Bhabinkamtibmas. Tanaman yang dikenal dengan efek memabukkan ini telah menjadi perhatian khusus pihak kepolisian setelah viral di media sosial.
Koordinasi dan tindak lanjut oleh Polres Kotabaru, Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M Tanjung, dengan cepat merespon laporan tersebut dengan memerintahkan Kasat Narkoba dan Kasat Binmas untuk melakukan verifikasi lapangan.
Setelah apel kesiapan di Balai Desa Gunung Ulin, tim menuju lokasi kebun. Tim gabungan yang terdiri dari anggota Tim Pyton Saijaan Sat Narkoba, Sat Samapta, dan Sat Binmas, mereka didampingi oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa Gunung Ulin menemukan puluhan tanaman kecubung sesuai laporan.
Langkah cepat diambil untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut dengan menindaklanjuti pemusnahan tanaman tersebut. Cara pemusnahan yang dilakukan adalah dengan menebang, mencabut, dan membakar tanaman kecubung di tempat.
Kasat Binmas dan Kasat Narkoba tidak hanya fokus pada pemusnahan, tetapi juga mengambil inisiatif untuk memberikan sosialisasi kepada warga. Mereka mengimbau agar warga secara proaktif memusnahkan tanaman kecubung di kebun atau pekarangan mereka sendiri.
Iptu Mujiyanto secara khusus menekankan pada efek berbahaya dari tanaman kecubung, termasuk potensi memabukkan dan bahaya halusinasi berat yang dapat mencelakakan.
Kesaksian dan sikap proaktif warga Pak Tri, pemilik kebun tempat tanaman kecubung ditemukan, menuturkan bagaimana tanaman tersebut tumbuh liar tanpa sengaja ditanam. Kesadarannya akan bahaya tanaman tersebut berkembang setelah ia mengetahui efek berbahaya lewat media.
“Tanaman tersebut tumbuh liar tanpa ditanam. Setelah melihat di media bahwa tanaman ini berbahaya, saya segera melaporkan ke Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas,” pengakuannya.
Menurutnya, hal ini mendasari tindakannya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas, demi keselamatan bersama.