Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Termasuk Komoditas Hasil Laut Bernilai, Berapa Kuota Tangkap Kepiting di Kalsel?
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Termasuk Komoditas Hasil Laut Bernilai, Berapa Kuota Tangkap Kepiting di Kalsel?

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 22 Juni 2023, 22.13
Share
Kepiting jadi komoditas hasil laut cukup bernilai di Indonesia, lalu berapa kuota tangkapnya di Kalsel. Kamis (22/06/2023). (Foto: Wikipedia)
Kepiting jadi komoditas hasil laut cukup bernilai di Indonesia, lalu berapa kuota tangkapnya di Kalsel. Kamis (22/06/2023). (Foto: Wikipedia)
SHARE

Penangkapan kepiting oleh nelayan menurutnya diperbolehkan, asalkan syarat ketentuan tangkap, yakni karapas atau lebar cangkang minimal 12 cm terpenuhi.

“Menangkap tidak masalah, sepanjang cangkang atau karapas dari kepiting itu minimal lebarnya 12 centimeter,” terangnya.

Untuk keputusan peraturan batasan mengenai kuota tangkap ini, dikatakan Fajar masih digodok oleh Kementrian Kelautan Perikanan, dan diupayakan agar keputusan ini bisa terbit tahun ini.

Sekadar informasi, berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia nomor 19 tahun 2022, di wilayah pengelolaan perikanan di Indonesia, jumlah kuota tangkap kepiting hanya boleh 26.980 ton, dari estimasi potensi yang tersebar di 12 wilayah perairan Indonesia sebanyak 40.810 ton.

Dari data tersebut, wilayah perairan yang paling banyak memiliki potensi tangkap kepiting ada di Perairan Selat Malaka dan Laut Andaman.

Baca juga :

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Estimasi potensinya mencapai 10.870 ton kepiting. Tapi, yang boleh ditangkap hanya 5.435 ton saja.

Berikutnya ada di wilayah perairan laut jawa yang menyimpan potensi tangkap kepiting sampai 7.360 ton.

Lalu di perairan Samudra Hindia sebelah Barat Sumatera dan Selat Sunda ada sebanyak 6.787 ton.

Disusul Perairan Selat Makasar, Teluk Bone, Laut Flores, dan Laut Bali, estimasi potensinya ada 6.213 ton.

Dan terbanyak ke lima berada di Perairan Selat Karimata, Laut Natuna dan Laut Natuna Utara. Estimasi potensinya mencapai 3.388 ton kepiting.

Sedangkan di tujuh wilayah perairan lainnya, masing-masing estimasi potensi tangkap kepiting tidak lebih dari 2 ribu ton.

Namun yang paling sedikit ada di wilayah perairan Perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau, hanya 336 ton kepiting saja.

Previous Page12
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?