TERAS7.COM – Menghilangkan trauma paska gempa dan sunami yang melanda Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, memang tidak mudah bagi para korban, namun Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( Dinas Dalduk KB PP PA) memiliki cara ampuh dengan menerapkan system trauma Healing.
Sebanyak 9 orang 2 diantaranya anak-anak dari 2 kepala keluarga pengungsi dari Palu yang selamat ini datang ke Kota Banjarbaru, tinggal di rumah keluarganya di Jalan Melati Kota Banjarbaru.
Pengungsi dari keluarga Budi Mado dan Lidya Mado Palu disambut oleh Dinas Dalduk KB PP PA Kota Banjarbaru, mereka diajak untuk melakukan terapi trauma healing, sebagai upaya membantu mengurangi rasa trauma yang mereka alami, paska bencana alam yang meluluh lantakan rumah mereka.

Para pengungsi diajak untuk melakukan trauma healing pada program Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dinas Dalduk KB PP PA Kota Banjarbaru yang dipandu langsung oleh petugas yang bekerjasama dengan Forum Anak Daerah Kota Banjarbaru.
“kepada anak-anak kita dilakaukan dengan cara mengajak mereka bernyanyi, dan untuk orang tua di berikan nasehat religi untuk mengurangi rasa trauma mereka paska kejadian gempa,” ujar Puspa Kencana Kepala Dinas Dalduk KB PP PA Kota Banjarbaru.
Tak terasa anak-anak dari pengungsi itu pun larut dalam tawa sambil bernyanyi, keceriaan pun sudah mulai kembali dirasakan oleh mereka.

Selain melakukan trauma healin Puspa Kencana melanjutkan, Dinas Dalduk KB PP PA juga melakukan penggalangan dana dan mengumpulkan baju layak pakai yang diberikan langsung kepada para pengungsi.
“Dengan Bantuan yang ada, kami berharap ini bisa sedikit meringankan beban mereka, dan bisa mengurangi rasa trauma yang masih melekat diingatan mereka paska kempa dan sunami,”pungkasnya.