TERAS7.COM – Persiapan panggung utama gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025 di Kabupaten Banjar telah mencapai progres signifikan. Panggung megah yang mengusung kombinasi berbagai ikon islami khas Banjar ini sudah rampung sekitar 70 persen, dan ditargetkan selesai seluruhnya tiga hari sebelum pelaksanaan.
Panggung utama bernilai Rp7,4 miliar itu berdiri megah dengan dominasi warna biru putih yang merepresentasikan identitas Kabupaten Banjar. Perpaduan estetika manis dan elegan berpadu harmonis dengan kemewahan yang tetap mengedepankan nilai-nilai islami.
Setelah 18 tahun menunggu kesempatan menjadi tuan rumah ajang religi bergengsi ini, Pemkab Banjar menghadirkan panggung utama yang dirancang secara serius demi menyambut lebih dari 1.500 tamu undangan. Beberapa ikon islami yang menjadi ciri khas Kabupatej Banjar seperti Tugu Berdoa, Payung Madinah, dan Kubah Masjid Al-Karomah, turut dihadirkan dan menyatu di atas panggung selebar 66 meter dan sepanjang 20 meter.
Pembangunan panggung tersebut dilaksanakan oleh PT Amanah Bugar Group yang ditunjuk langsung oleh Pokja LPTQ Kabupaten Banjar sejak 19 Mei 2025.
Guna mendukung kenyamanan dan kemeriahan acara, venue utama turut dilengkapi dengan dua unit videotron di sisi kiri dan kanan panggung untuk memudahkan penonton menyaksikan penampilan para peserta. Sistem pencahayaan pun menjadi perhatian utama. Tak kurang dari 200 unit lampu dipasang untuk memastikan area RTH Ratu Zalecha tetap terang benderang selama pelaksanaan MTQ berlangsung.
Fasilitas bagi tamu VIP juga tak luput dari perhatian. Area tempat duduk dirancang nyaman dan eksklusif agar tamu kehormatan dapat menikmati acara dengan leluasa. Selain itu, pagar besi dipasang mengelilingi area panggung utama demi menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Banjar memilih menggandeng pihak ketiga dalam pengerjaan panggung dan venue utama ini demi menjamin pelaksanaan acara berlangsung rapi, terstruktur, dan sesuai konsep.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ Kalsel XXXVI, H. Ikhwansyah, menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan harus selesai paling lambat H-3. Ia menyampaikan bahwa event ini akan digelar pada 19–27 Juni 2025, dan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.
“Saat ini progresnya sudah 70 persen dan harus bisa dimanfaatkan 3 hari sebelum acara,” ujar Ikhwansyah, Senin (16/6/2025).
Rangkaian acara MTQ akan dimulai dengan pawai ta’aruf atau kirab pada 19 Juni siang, yang kemudian dilanjutkan dengan seremoni pembukaan. Acara pembukaan sendiri akan dimeriahkan oleh pertunjukan tari kolosal dari Pesantren Darul Hijrah.
Sementara itu, Project Manager Venue Utama MTQ Kalsel XXXVI, Effendi, menegaskan bahwa seluruh struktur venue dibangun secara mandiri tanpa menyewa, sehingga anggaran dari Pemkab Banjar digunakan sepenuhnya untuk pembuatan.
“Kita akan melakukan gladi saat venue ini rampung dan mengecek kesiapan semuanya,” pungkasnya.