TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Kotabaru meresmikan Kantor Desa Bungkukan, Kecamatan Kelumpang Barat, Selasa (5/5/2025), sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos yang mewakili Bupati Kotabaru.
Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis mengapresiasi pemerintah desa dan masyarakat Desa Bungkukan yang telah berpartisipasi dalam pembangunan kantor desa baru tersebut.
Menurutnya, kantor desa bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga menjadi pusat pelayanan dan simbol kemajuan desa.
“Kantor desa ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan profesional kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan perangkat desa agar menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang ada secara optimal, serta terus meningkatkan disiplin dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, dirinya mengajak masyarakat untuk terus mendukung pembangunan dan menjaga kebersamaan demi kemajuan Desa Bungkukan.
Sementara itu, Camat Kelumpang Barat Syaifullah, S.Sos., M.I.P menyambut baik kehadiran Wakil Bupati yang merupakan putra daerah Desa Bungkukan.
Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah kecamatan maupun desa untuk terus berkembang dan berinovasi.
“Kehadiran beliau menjadi dorongan bagi kami untuk berpikir lebih maju demi kemajuan Kecamatan Kelumpang Barat dan Kabupaten Kotabaru,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Bungkukan Mashudi menjelaskan bahwa sebelumnya kantor desa masih menggunakan bangunan pinjaman milik pemerintah daerah.
Ia menyebut pembangunan kantor desa baru tersebut bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2024–2025.
“Kantor desa ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Desa Bungkukan,” ujarnya.
Peresmian kantor desa ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan fasilitas kantor oleh Wakil Bupati bersama rombongan.
Dengan diresmikannya kantor desa baru tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal serta memperkuat sarana dan prasarana pemerintahan di tingkat desa.