TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung Program Bangga Kencana sebagai langkah strategis menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas keluarga.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Tapin H. Juanda saat membuka kegiatan advokasi Program Bangga Kencana yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Tapin, dengan melibatkan berbagai mitra kerja dan stakeholder.
“Program ini tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi semua pihak agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Juanda.
Ia menyebutkan, Bangga Kencana memiliki peran penting dalam membangun keluarga berkualitas melalui pengendalian penduduk dan pelayanan keluarga berencana yang berkelanjutan.
Menurutnya, perencanaan keluarga yang matang akan berpengaruh pada kesehatan ibu dan anak, sekaligus menjadi salah satu kunci dalam percepatan penurunan stunting.
“Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, mulai dari remaja, calon pengantin, hingga pendampingan ibu dan balita,” jelasnya.
Juanda juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, hingga organisasi masyarakat dan TP PKK.
Sementara itu, Kepala DPPKB Tapin Hj Fauziah menjelaskan bahwa kegiatan advokasi ini sekaligus menjadi momentum pembaruan komitmen kerja sama dengan seluruh mitra untuk lima tahun ke depan.
“Kerja sama sebelumnya telah berakhir, sehingga di awal 2026 ini kita perkuat kembali sinergi dengan seluruh mitra,” ujarnya.
Ia menyebutkan, mitra yang terlibat meliputi puskesmas, klinik, praktik mandiri, hingga perusahaan yang mendukung layanan kesehatan dan keluarga berencana.
Fauziah menambahkan, peran dunia usaha juga menjadi bagian penting dalam mendukung program tersebut, salah satunya melalui penyediaan fasilitas pengasuhan anak bagi karyawan.
Selain Bangga Kencana, DPPKB Tapin juga menjalankan sejumlah program pendukung seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan program lansia berdaya, yang menyasar seluruh siklus kehidupan masyarakat.
“Target penurunan stunting masih harus kita kejar hingga beberapa tahun ke depan. Karena itu, komitmen bersama menjadi kunci utama,” tegasnya.
Melalui advokasi ini, Pemkab Tapin berharap pelaksanaan Program Bangga Kencana semakin terarah, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan di Kabupaten Tapin.