Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Waduk Riam Kanan Menurun, Kurangnya Debit Air Sungai Ancam Pembudidaya Ikan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Waduk Riam Kanan Menurun, Kurangnya Debit Air Sungai Ancam Pembudidaya Ikan

Rizki Saputera
Rizki Saputera 10 Agustus 2021, 17.03
Share
WhatsApp Image 2021 08 10 at 16.11.52 1
SHARE

TERAS7.COM – Menurunnya debit air Sungai Riam Kanan beberapa waktu terakhir membuat pembudidaya ikan air tawar di Kecamatan Karang Intan mengeluh.

Salah satunya adalah pembudidaya ikan air tawar dengan Keramba Jala Apung (KJA) yang ada di Desa Sungai Alang, Kecamatan Karang Intan.

WhatsApp Image 2021 08 10 at 16.11.53

Kasi Pelayanan Desa Sungai Alang, Anas Shaufi saat ditemui awak media pada Selasa (10/8/2021) mengungkapkan menurunnya debit air ini sangat berpengaruh.

“Menurunnya debit air Sungai Riam Kanan selama 4 hari ini sangat berpengaruh pada budidaya ikan, karena membuat nafsu makan ikan berkurang dan bisa mengakibatkan ikan mati,” katanya.

Nafsu makan ikan yang menurun akibat turunnya debit air ini juga diakibatkan aliran air sungai berkurang sehingga kadar oksigen turun yang berakibat matinya ikan.

Baca juga :

Banjir Hajar Sektor Perikanan Di Awal 2021, Diskan Banjar Targetkan Recovery di 2022

Banjir Sempat Landa Kabupaten Banjar, Stok Ikan Aman, Harganya Justru Naik

Sempat Langka, Akhirnya Pembudidaya Ikan Dapat Pasokan Oksigen

Menanggapi turunnya debit air sungai ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Banjar.

“Alhamdulillah pagi tadi Kepala Dinas langsung cepat tanggap dan hadir ke desa kami, kemudian berkoordinasi dengan Kepala Irigasi sehingga Bendungan Karang Intan sudah dibuka saat ini dan mengalir deras,” ungkapnya.

Walaupun sudah dibuka, namun nafsu makan ikan yang menurun akibat debit air yang berkurang ini kata Anas Shaufi membuat waktu pembudidayaan ikan menjadi lebih lama dari sebelumnya.

“Kalau debit air terus menerus seperti ini, waktu pembudidaya ikan yang biasanya bisa dipanen selama 4 bulan, bisa menjadi diatas 5 bulan lebih karena kita harus mengurangi jumlah pakan ikan. Jika dipaksakan, ikan bisa mati,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Banjar, HM. Riza Dauly mengungkapkan menurunkan debit air Sungai Riam Kanan ini karena debit air Waduk Riam Kanan sedang menurun.

“Kita mendapatkan informasi dari Manajer PLN Kalselteng bahwa saat ini debit air di Waduk Riam Kanan saat ini menurun, sehingga hanya satu pintu yang dioperasikan untuk memproduksi listrik untuk penghematan sehingga debit air yang turun pun tidak seperti biasanya,” jelasnya.

Pihaknya juga telah mendapatkan laporan dari pembudidaya ikan terkait penurunan debit air di Sungai Riam Kanan yang dapat mengancam kematian jutaan ikan seperti tahun 2019 yang lalu.

Selain itu lanjut Riza Daulu pihaknya sudah menyampaikan himbauan kepada pembudidaya ikan sejak Mei 2021 yang lalu untuk mengambil antisipasi menghadapi musim kemarau.

“Sekarang sudah masuk musim kemarau, walau masih hujan atau kemarau basah, sehingga perlu pembudidaya ikan melakukan langkah-langkan strategis untuk menghindari kematian ikan sehingga kerugian dapat diantisipasi,” katanya.

Diantaranya adalah melakukan pengaturan penebaran benih hingga mengatur siklus panen serta pemberian vitamin, probiotik dan menjaga kebersihan lingkungan di area budidaya agar tidak berdampak besar pada usaha pembudidayaan ikan.

“Kami khawatir kejadian tahun 2019 yang lalu bisa terulang lagi, karena itu kami berikan himbauan terlebih dahulu. Mudah-mudahan kawan-kawan sudah bisa memanen ikan yang sudah memasuki usia panen, kemudian memindahkan bibit ikan ke tempat yang lebih aman apabila memang kondisi sudah tidak memungkinkan lagi untuk berbudidaya di dalam karamba,” pesan Riza Dauly.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Banjir Hajar Sektor Perikanan Di Awal 2021, Diskan Banjar Targetkan Recovery di 2022

Banjir Sempat Landa Kabupaten Banjar, Stok Ikan Aman, Harganya Justru Naik

Sempat Langka, Akhirnya Pembudidaya Ikan Dapat Pasokan Oksigen

Minta Rekomendasi Ke Diskan Banjar, Pembudidaya Ikan Harapkan Dapat Pasokan Oksigen

Kasus Stunting Tinggi, TP PKK Kabupaten Banjar Bersama Diskan Gelar Gemarikan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?