Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: 11 Ekor Sapi Mati Mendadak, Dondit Curiga Diracuni
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

11 Ekor Sapi Mati Mendadak, Dondit Curiga Diracuni

Maulana
Maulana 6 Oktober 2018, 03.24
Share
WhatsApp Image 2018 10 06 at 03.07.02
SHARE

TERAS7.COM – Dua bulan terakhir Desa Gunung Ulin Kecamatan Mataraman digegerkan dengan kematian 5 ekor sapi secara mendadak, diduga sapi diracuni oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Laporan kematian sapi pun telah diterima oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banjar, Dondit Bekti, bahwa ada beberapa warga peteranak sapi mengeluhkan kepada petugas kalau sapi mereka mengalami kematian dengan cara tiba-tiba.

“Kurang lebih 2 bulan ini kita menerima laporan dari warga Desa Gunung Ulin, kalau 5 ekor sapi mereka telah mati dengan sangat cepat, mereka menduga ada sekelompok orang yang meracuni sapi mereka,” ujar Dondit Bekti pada Jum’at (05/10) kepada teras7.com.

Dari cerita warga, tutur Dondit, saat sapi mereka mati, tidak lama datang sekelompok orang yang berniat membeli sapi mereka.

Tidak pikir panjang warga pun akhirnya menjual sapi yang telah mati itu dengan harga yang sangat murah, cerita itu juga sama dengan cerita peternak sapi yang lainnya.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

“Tercatat kita menerima laporan selama tahun 2018 ini ada 11 kematian sapi dengan cara dan motif yang sama, dari Januari sampai dengan Agustus kita menerima laporan dari Desa Gunung Balai ada 6 ekor sapi mati, kemudian sejak bulan agustus sampai akhir September kemarin kami menerima laporan di Desa Gunung Ulin ada 5 sapi mati,” tambahnya.

WhatsApp Image 2018 10 06 at 03.07.03 1
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. Banjar, Dondit Bekti

Menanggapi laporan tersebut, Dondit Bekti menugaskan tim Kesehatan hewan agar mengambil sampel dari beberapa sapi yang ada di Desa Gunung Ulin, untuk dilakukan pemeriksaan di Labolaturium Balai Veteriner Kalimantan Selatan, namun hasil tersebut menyatakan bahwa semua sapi dalam keadaan sehat dan tidak ada seranga virus hewan.

Uji Labolaturium pun dinilai masih tidak memuaskan, Dondit Bekrti Bersama Tim Kesehatan Hewan kembali meminta warga untuk mengambil hati dan Rumen (tempat penyimpanan makanan sapi sebelum dicerna) untuk dilakukan uji laboratorium kedua.

“Saat itu kita meminta kepada warga untuk menyimpan hati dalam mesin pendingin, tetapi warga malah menggantung hati tersebut di kadang sapi, sehingga hasil laboratorium menyatakan bahwa sapi hanya mengalami keracunan makan akibat hati terkontaminasi. Namun saat kita membelah rumen sapi, kita menemukan gumpanan-gumpalan kuning yang kita duga merupakan racun penyebab sapi mati mendadak,” jelasnya.

WhatsApp Image 2018 10 06 at 03.07.03
Gumpalan kuning yang ditemukan di rumen sapi ini diduga racun yang membuat sapi warga mati

Hal itu akhirnya disimpulkan oleh Dondit Bekti, diduga ada oknum yang sengaja meracuni sapi-sapi warga hingga mati mendadak, lalu dibeli dengan harga yang jauh lebih murah.

“Kemarin kita sudah melapor ke Polsek Mataraman, meminta agar secepatnya mengusut tuntas permasalahan yang membuat resah warga Desa Gunung Balai dan Desa Gunung Ulin, hari ini kita baru saja menyerahkan hasil Lab kepada kepolisian, semoga ini kejadian ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
4 Reviews 4 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?