TERAS7.COM – Setelah sempat naik pada Sabtu (4/4) jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Banjar kembali menurun menjadi 128 orang.
Hal ini diungkapkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banjar melalui Sekda Banjar, HM. Hilman saat pelaksanaan video teleconference bersama awak media pada Minggu (5/4).
“Kondisi terkini jumlah ODP kembali menurun menjadi 128 orang karena sudah ada 34 ODP yang sudah menyelesaikan masa isolasi diri selama 2 minggu dan tidak alami gejala,” ujarnya.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas sekaligus Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin mengungkapkan ada penambahan 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebagaimana telah diungkapkan sehari sebelumnya.
“Karena ada penambahan 1 orang, maka ada 3 orang yang dikatagorikan sebagai kontak dengan resiko rendah karena berhubungan langsung dengan 1 PDP,” katanya.
Diauddin menceritakan PDP ini sebetulnya memang berdomisili di Banjarmasin, namun masih menggunakan KTP dengan alamat Kabupaten Banjar mengikuti mertuanya.
“Setelah kita berdiskusi dengan Dinkes Banjarmasin, akhirnya pasien PDP dimasukkan ke Kabupaten Banjar. PDP ini punya kontak erat dengan 3 orang yaitu suami, mertua dan adik iparnya yang saat ini dalam kondisi sehat,” ungkapnya.

Diauddin menambahkan telah dilakukan tes swab 2 kali pada PDP asal Kabupaten Banjar ini dan hasilnya negatif.
“Karena di tes swab 2 kali dan hasilnya negatif, maka PDP rencananya akan dipulangkan. Hasil swab kali ini bisa lebih cepat, karena untuk wilayah Kalsel, kita memiliki Laboratorium Pemeriksaan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru. Jadi sample milik pasien tak harus dikirim ke luar daerah sehingga lebih cepat, bahka hari ini saja ada lebih dari 10 pemeriksaan sampel yang dilakukan,” terangnya.
Diauddin berharap dengan adanya fasilitas pemeriksaan Covid-19 di Kalsel ini tak ada lagi PDP di Kalsel yang meninggal sebelum hasil tes keluar.