TERAS7.COM – Sosialiasi yang dilakukan Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru bersama para pedagang di Pasar Bauntung yang baru pada Senin (08/02), diwarnai dengan kebocoran atap bangunan pasar tersebut.
Melihat kejadian itu, Sekretaris Kota Banjarbaru, Said Abdullah yang hadir pada kesempatan tersebut menyatakan bahwa kebocoran itu akan segera diperbaiki.
“Kalau ada yang bocor akan diperbaiki,” kata Said Abdullah.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarbaru, Abdussamad saat ditemui jurnalis Teras7.com di ruang kerjanya membenarkan hal tersebut.
“Memang saat acara itu kita temukan lima tiik kebocoran,” ujar Abdussamad. Rabu (10/02).
Ia menyatakan bahwa sampai saat ini Dinas PUPR Banjarbaru melalui Bidang Cipta Karya sudah memperbaiki sedikitnya dua titik bocor di bangunan pasar bauntung yang baru.
“Beberapa sudah kita perbaiki, dan ada sisa tiga titik lagi yang masih kita cari dimana letak bocornya,” ungkapnya.
Abdussamad beranggapan hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh atap plastik dan atap metal yang tidak terlalu rapat, sehingga mengakibatkan kebocoran.
Untuk perbaikan kebocoran sendiri sudah dijamin oleh kontraktor, ia menjelaskan hal tersebut lantaran kontraktor mempunyai satu tahun jaminan pemeliharaan bangunan pasar tersebut, sehingga tidak ada anggaran lagi yang harus dikucurkan oleh Dinas PUPR Banjarbaru.
Ia pun berharap permasalahan kebocoran atap tersebut dapat dirampungkan sebelum dilakukannya soft opening pada 16 Februari mendatang.
Kemudian, ia mengatakan bahwa untuk pembangunan Pasar Bauntung yang baru sendiri menggunakan dua kontraktor, yang mana dengan total anggaran pembangunan sebesar Rp 103 miliar.
Selain itu, ia menyatakan bahwa pasar tersebut juga sudah rampung 100 persen pengerjaannya, sehingga jika ada penambahan fasilitas itu bukan kewenangan pihak Dinas PUPR Banjarbaru lagi.
“Pasar ini progressnya sudah 100 persen, dan kalau ada penambahan fasilitas lain lagi, itu diluar kewenangan kami,” tandasnya.
Sebagaimana tugasnya, Dinas PUPR Banjarbaru mengerjakan fisik bangunan beserta taman yang ada disekitaran bangunan, dengan lama pengerjaan yang memakan waktu selama 390 hari untuk fisik bangunan, dan 75 hari untuk pengerjaan taman.

