TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat strategi peningkatan kualitas keluarga dengan memanfaatkan Indeks Kualitas Keluarga (IKK) sebagai tolok ukur utama dalam perumusan kebijakan.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) yang digelar secara virtual pada Selasa (05/08/2025).
Rapat tersebut membahas penyelarasan rencana aksi dan dukungan lintas sektor untuk meningkatkan ketahanan keluarga, terutama di wilayah pedesaan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAP2KB) Tanah Bumbu, Erli Yuli Susanti, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama saat ini adalah menindaklanjuti hasil pendataan TPK2D Provinsi di Desa Pulau Tanjung, Kecamatan Kusan Tengah.
“Pendataan ini sangat penting untuk memetakan kondisi riil masyarakat dan menyusun intervensi yang sesuai,” ujarnya mewakili Bupati Tanah Bumbu, H. Zairullah Azhar.
Desa Pulau Tanjung sendiri memiliki luas wilayah 54 km², dihuni oleh 610 jiwa dari 212 kepala keluarga. Fasilitas umum yang tersedia antara lain kantor desa, posyandu, poskesdes, rumah ibadah, dan satuan pendidikan TK serta SD.
Kepala Dinas DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Husnul Khotimah, mengapresiasi langkah TPK2D Tanah Bumbu dalam mendukung proses pengisian data keluarga melalui aplikasi berbasis web dari BPS Kalsel.
“Tanpa data yang valid, kita tidak akan bisa mengidentifikasi persoalan keluarga secara spesifik. Karena itu, pengukuran menggunakan IKK sangat penting,” tegas Husnul.
Sebagai informasi, IKK dihitung berdasarkan 29 indikator yang terbagi dalam lima dimensi utama:
- Legalitas struktur keluarga
- Ketahanan fisik
- Ketahanan ekonomi
- Ketahanan sosial psikologi
- Ketahanan sosial budaya
Dengan pendekatan ilmiah ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak secara menyeluruh.