Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari, Angkat Kembali Jejak Perjuangan dan Pengaruh Sang Ulama
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari, Angkat Kembali Jejak Perjuangan dan Pengaruh Sang Ulama

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 5 November 2026, 17.02
Share
IMG 20261105 100646
Kementerian Kebudayaan menggelar Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. (Foto: Ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Promosi dan Kebudayaan menggelar Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (05/11/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari yang mendapat pengakuan UNESCO atas ketokohan dan perjuangannya.

Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Promosi Kementerian Kebudayaan RI, Ishak Octovianus, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengangkat kembali perjalanan hidup, pemikiran, serta nilai-nilai perjuangan Syekh Yusuf agar semakin dikenal masyarakat.

“Intinya, kami dari Direktorat Promosi Kementerian Kebudayaan melaksanakan kegiatan Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari ini dalam rangka perayaan 400 tahun Syekh Yusuf yang telah ditetapkan oleh UNESCO,” ujar Ishak.

Menurutnya, Syekh Yusuf merupakan ulama sekaligus pejuang yang memiliki pengaruh luas. Ketokohannya tidak hanya dikenal dalam sejarah Indonesia, tetapi juga memberikan pengaruh hingga kawasan Afrika.

Baca juga :

Dasco Bantah Isu Jadi Cawapres Gantikan Gibran: Itu Hoax, Ada Upaya Pengalihan Isu

Ada Dugaan Hutan dan Lahan Sengaja Dibakar, Menteri LH: Untuk Rusak Citra Pemerintah

Presiden Disadap Listyo Sigit Cs, Wapres Gibran Gimana? Menko Yusril: Wallahualam, Belum Tahu

Ishak menjelaskan, pemilihan Banjarbaru sebagai lokasi kegiatan juga berkaitan dengan jejak penyebaran ajaran dan pengaruh pemikiran Syekh Yusuf di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Selatan.

Perjalanan sejarah perkembangan Islam di daerah tersebut juga melahirkan sejumlah ulama besar, salah satunya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Ishak menambahkan, sepanjang 2026, Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari baru dilaksanakan di dua kota. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Jawa Timur pada September lalu, kemudian dilanjutkan di Banjarbaru pada November ini.

IMG 20261105 101809
Kegiatan Temu Narasi membahas keteladanan Syekh Yusuf Al-Makassari sebagai ulama dan pejuang yang memiliki pengaruh internasional. (Foto: Ariandi)

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai Temu Narasi menjadi ruang untuk memperkenalkan tokoh-tokoh ulama dan sejarah Islam kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Zainal juga menyoroti kontribusi Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari melalui karya-karya tulis yang dikenal hingga luar negeri dan masih digunakan sebagai rujukan di sejumlah pondok pesantren.

“Kami ada ulama yang luar biasa, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Beliau banyak sekali juga menulis buku dan bukunya sangat terkenal dan digunakan oleh pondok-pondok pesantren luar negeri, bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia,” ujarnya.

Atas kontribusi tersebut, Zainal berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap pengusulan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari sebagai Pahlawan Nasional.

“Jadi saya mohon untuk titip Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari sebagai Pahlawan Nasional, mungkin itu harapan dari kami warga Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti Temu Narasi dapat menjadi momentum bagi wartawan untuk mengangkat sejarah dan kearifan lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34
IMG 20261016 WA0041
Empat Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya
16 Oktober 2026, 16.42
IMG 20261006 101321
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
6 Oktober 2026, 10.15
IMG 20261016 WA0006
Tragedi Balita di Hotel Mesra Samarinda: LPKSM Borneo Kalimantan Desak Audit Keselamatan Fasilitas Publik di Kaltim
16 Oktober 2026, 12.46
230831180410IMG 20230831 WA0030
Kabupaten Banjar Bidik Pengembangan Budidaya Jagung Pakan Seluas 150 Hektare
21 Oktober 2026, 09.21

You Might Also Like

Dasco Bantah Isu Jadi Cawapres Gantikan Gibran: Itu Hoax, Ada Upaya Pengalihan Isu

Ada Dugaan Hutan dan Lahan Sengaja Dibakar, Menteri LH: Untuk Rusak Citra Pemerintah

Presiden Disadap Listyo Sigit Cs, Wapres Gibran Gimana? Menko Yusril: Wallahualam, Belum Tahu

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Kalsel Dapat Bantuan Karhutla Rp180 Miliar dari Pusat, Rifqinizamy Tekankan Langkah Konkret Pemda

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?