TERAS7.COM – Kegiatan sosialisasi bahaya perilaku pergaulan bebas yang dilaksanakan di SMPN 2 Kotabaru merupakan upaya proaktif dari Polwan Polres Kotabaru bersama Satpol PP dan Damkar Kotabaru.
Acara dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Kotabaru, Askarudin, Kabid Krantibum dari Satpol PP Kotabaru Gusti Rahmiati, Kanit Regident Polres Kotabaru Ipda Mayasari, serta personel Polwan dan Satgas Prajawati, Rabu (24/07/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan kesadaran para siswa tentang dampak negatif dari perilaku pergaulan bebas.
Latar belakang kegiatan ini bergulir dari meningkatnya kasus yang terkait dengan pergaulan bebas di kalangan remaja yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang dan masa depan mereka.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, Polwan Polres Kotabaru berperan aktif dalam memberikan penyuluhan dan edukasi.
Polwan Polres Kotabaru menyampaikan berbagai informasi penting terkait dengan bahaya dan dampak negatif perilaku pergaulan bebas.
“Materi yang disampaikan tidak hanya teori, tetapi juga dilengkapi dengan contoh-contoh kasus nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pesan moral dapat lebih mudah dipahami,” ujar Kanit Regident Polres Kotabaru Ipda Mayasari.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Kotabaru, Askarudin mengapresiasi inisiatif dari Polwan Polres Kotabaru dan Satpol PP dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini.
Kabid Krantibum dari Satpol PP Kotabaru, Gusti Rahmiati, menyoroti pentingnya deteksi dini dan pencegahan perilaku pergaulan bebas.
Pemaparan dari Briptu Gabriella Gea N. tentang bahaya seks bebas, menyediakan fakta dan strategi pencegahan yang bisa diambil.
Materi dari Briptu Mariati, S.H., mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, menambah wawasan bagi para siswa.
Sesi tanya jawab interaktif, membuka kesempatan bagi siswa untuk bertanya dan mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang topik yang dibahas.
Kolaborasi efektif antara Satpol PP dan Damkar Kotabaru menjadi salah satu kunci sukses dari kegiatan sosialisasi ini. Kedua instansi tersebut turut serta dalam kegiatan dengan memberikan dukungan penuh baik dari sisi personel maupun materi. Dukungan ini mendemonstrasikan komitmen bersama dalam mencegah dan mengurangi risiko perilaku pergaulan bebas di kalangan remaja.
Respons yang diberikan oleh para siswa dan guru SMPN 2 Kotabaru sangat positif. Partisipasi aktif baik dari siswa maupun guru dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya kesadaran dan kepedulian terhadap isu pergaulan bebas. Diskusi dan tanya jawab menjadi bagian penting dari kegiatan, membantu siswa untuk mengerti dan memahami informasi yang disampaikan.
Penutupan yang diisi dengan sesi foto bersama, memberikan kesan yang mendalam bagi peserta didik.
Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M Tanjung memaparkan, kegiatan ini tidak hanya sebagai momen edukasi, tetapi juga sebagai sarana interaksi positif antara aparat penegak hukum dengan generasi muda.
“Tujuan utama dari sosialisasi bahaya perilaku pergaulan bebas adalah untuk membentuk karakter serta nilai-nilai positif di kalangan siswa. Melalui edukasi ini, diharapkan siswa dapat mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi sosial yang mereka hadapi.
Ia menilai manfaat yang dapat diraih tidak hanya terbatas pada individu siswa itu sendiri, tetapi juga berdampak pada lingkungan sekitar, termasuk keluarga dan masyarakat.
Hasil kegiatan sosialisasi ini cukup signifikan, terlihat dari peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang bahaya perilaku pergaulan bebas. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas kegiatan dan mendapatkan masukan untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa yang akan datang. Keterlibatan aktif dari semua pihak menjadi faktor penting dalam kesuksesan kegiatan sosialisasi ini.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan penting tentang bahaya pergaulan bebas dapat tersampaikan dengan efektif, memberikan perlindungan serta pedoman bagi para siswa dalam mengarungi kehidupan sosialnya,” tandasnya.