Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pasca Kasus Korupsi, KPK Perbaiki Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa di Kalsel
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pasca Kasus Korupsi, KPK Perbaiki Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa di Kalsel

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 20 Juni 2025, 23.07
Share
23 05 45 WhatsApp Image 2025 06 20 at 14.10.38 1.jpeg.jpeg.jpeg image large
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak memberikan paparan dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi sektor PBJ bersama Pemprov Kalsel di Gedung Merah Putih, Jakarta. (Foto: dok KPK)
SHARE

TERAS7.COM – Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung bergerak cepat usai penindakan terhadap oknum pimpinan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dalam kasus dugaan korupsi proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

Pendampingan intensif diberikan untuk mendorong perbaikan tata kelola sektor PBJ guna menutup celah korupsi dan memperkuat sistem pencegahan di Bumi Lambung Mangkurat.

Langkah awal dilakukan lewat Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Sektor PBJ dan Penandatanganan Rencana Aksi Perbaikan bersama jajaran Pemprov Kalsel di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (19/06/2025).

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak menegaskan bahwa sektor PBJ adalah salah satu sektor paling rawan terjadi tindak pidana korupsi.

“Korupsi PBJ ibarat gunung es. Yang tampak di permukaan hanyalah sebagian kecil. Masalah utamanya lebih dalam dan berulang karena lemahnya sistem dan integritas,” tegas Tanak.

Baca juga :

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Tanak memaparkan sejumlah modus yang umum terjadi, seperti pengaturan tender, suap dan gratifikasi, mark-up anggaran, serta penggunaan perusahaan fiktif atau “pinjam bendera”.

Sementara itu, Direktur Korsup Wilayah III KPK, Ely Kusumastuti menyebutkan hasil evaluasi KPK menemukan tiga persoalan utama di PBJ Pemprov Kalsel.

Tiga persoalan itu yakni budaya persekongkolan dan suap, celah pada sistem e-purchasing, serta lemahnya fungsi pengawasan internal.

“Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 menunjukkan sektor PBJ Pemprov Kalsel masih tergolong sangat berisiko. Responden menyebutkan banyak pengadaan tak bermanfaat dan kualitas barang rendah. Tapi itu sebelum pemerintahan saat ini,” kata Ely.

SPI 2024 mencatat skor integritas Pemprov Kalsel hanya 64,15 poin—turun 8,39 poin dari tahun sebelumnya. Sementara indeks integritas internal PBJ hanya mencapai 59,11 poin.

Kondisi fiskal Pemprov juga dinilai belum mandiri. Pendapatan Daerah masih 53,69% bergantung pada transfer pusat, sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya menyumbang 46,15%.

Menindaklanjuti temuan tersebut, KPK menyusun 15 rekomendasi dan 19 rencana aksi yang disepakati bersama dengan LKPP, BPKP, dan Kemendagri, beberapa di antaranya:

  • Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Inspektorat dan Dinas PUPR sebagai pilot project;
  • Peningkatan kapasitas dan integritas ASN di bidang pengadaan;
  • Pemanfaatan e-Katalog V.6 untuk memperkuat transparansi;
  • Penggunaan fitur e-Audit oleh Inspektorat untuk deteksi dini.

Penandatanganan rencana aksi dilakukan secara simbolis sebagai bentuk komitmen bersama antara KPK dan Pemprov Kalsel.

Gubernur Kalsel, H Muhidin menyambut baik inisiatif ini karena dinilai menjadi bagian transformasi menyeluruh dan cerminan integritas pemerintahan.

“Supervisi dari KPK ini bukan semata administratif, tapi bagian dari transformasi menyeluruh. PBJ harus menjadi cerminan integritas pemerintahan,” tegasnya.

Muhidin juga berkomitmen mendorong budaya kerja antikorupsi melalui digitalisasi proses pengadaan dan penguatan pengawasan internal.

Rapat koordinasi ini dihadiri Inspektur IV Itjen Kemendagri Muhammad Valiandra, Ketua DPRD Kalsel Supian, Direktur Penanganan Permasalahan Hukum LKPP Raden Ari Widianto, serta jajaran BPKP, Pemprov, dan DPRD Kalsel.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43
IMG 20260808 121847 1
Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan
8 Agustus 2026, 18.23

You Might Also Like

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?