TERAS7.COM – Puluhan guru lulusan Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan di Kabupaten Banjar menyuarakan keresahan atas ketidakjelasan status mereka sebagai calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Mereka menilai Dinas Pendidikan (Disdik) Banjar tidak mengusulkan nama mereka, meski sebelumnya formasi sudah dibuka.
Perwakilan Forum PPG, Risky, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap sikap Disdik. Menurutnya, kebijakan yang tidak konsisten justru menimbulkan ketidakpastian bagi tenaga pendidik yang telah berjuang menempuh PPG.
“Lebih dari 200 orang mendaftar, sebagian sudah lulus. Namun, yang tidak kebagian kuota formasi tidak diusulkan sebagai PPPK Paruh Waktu. Padahal hasil audiensi dengan BKPSDM jelas-jelas menyatakan Disdik bisa mengusulkan. Tapi faktanya, itu tidak dilakukan,” ujar Risky, Senin (22/9/2025).
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar, Nashrullah Shadiq, menegaskan pihaknya akan segera mencarikan jalan keluar. Ia mengakui persoalan ini berkaitan erat dengan Disdik Banjar.
“Dari pendalaman yang kami lakukan, masalah ini ternyata bersinggungan dengan SOPD lain, yaitu Disdik. Karena itu, solusi akan dibahas melalui rapat lintas komisi antara Komisi I dan Komisi IV DPRD Banjar dengan menghadirkan Disdik serta Forum PPG,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Banjar, Amiruddin, turut menyoroti keluhan Forum PPG yang merasa tidak mendapat kepastian. Ia bahkan memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Banyak dari mereka merasa terjebak. Akun pendaftaran sudah tidak bisa digunakan untuk melamar ke instansi lain setelah ikut seleksi di Banjar, tapi ternyata formasi yang dijanjikan tidak jelas. Kalau memang tidak ada formasi, seharusnya sejak awal tidak dibuka,” tegas Amiruddin.
RDP kemudian diskors untuk dilanjutkan dalam rapat lintas komisi dengan melibatkan Disdik dan Forum PPG. Harapannya, polemik yang menjerat para guru PPG ini segera mendapat solusi agar nasib mereka tidak terus terombang-ambing.