TERAS7.COM – Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Bang Qomaluddin Attar Nurriqli melaksanakan kegiatan reses di Komplek Asabri RT 018, Kelurahan Sungai Ulin, pada Jumat (03/10/2025).
Dalam reses tersebut, berbagai aspirasi warga Sungai Ulin disampaikan, mulai dari kebutuhan Sekolah Menengah Atas (SMA), persoalan drainase, hingga penerangan jalan.
Ia menyampaikan, saat ini Sungai Ulin belum memiliki zona SMA yang dapat menjangkau wilayah tersebut. Kondisi ini membuat anak-anak harus bersekolah ke Kabupaten Banjar.
“Banyak atensi warga yang ulun serap di Sungai Ulin, terutama terkait ketiadaan SMA. Hambatannya ada pada ketersediaan tanah, karena lokasi yang layak sulit didapatkan, ditambah prosedur hibah dari lembaga di sekitar sini juga panjang,” jelas Bang Qomal, sapaan akrabnya.
Bang Qomal menambahkan, minimal dibutuhkan dua hektare tanah, atau setidaknya bisa dinegosiasikan menjadi satu hektare agar syarat pendirian sekolah bisa terpenuhi.
“Nanti ulun coba pertanyakan ke Disdik dan mendorong pemerintah kota untuk menghadirkan zona sekolah di Sungai Ulin,” ucapnya.
Selain pendidikan, Bang Qomal juga menerima aspirasi terkait persoalan drainase di wilayah Embung Sungai Ulin, tepatnya di Kompleks Lori Hua. Menurutnya, saluran masih banyak lumpur dan belum tersambung ke embung baru tersebut.
“Harapan ulun, ini juga bisa menjadi perhatian. Melalui kawan-kawan di DPRD, aspirasi ini akan terus ulun sampaikan,” tuturnya.