Isu lain yang turut mengemuka adalah penerangan jalan menuju kawasan Kubah Guru Sekumpul. Jalur tersebut, kata Bang Qomal, saat ini baru tersedia sebagian, padahal sangat vital sebagai akses utama.
“Semoga ke depan bisa menjadi perhatian, bahkan di tahun depan mudah-mudahan bisa kita bantu di anggaran perubahan 2026,” ujarnya.
Bang Qomal menegaskan, meski ada hambatan berupa pemotongan anggaran dari pusat ke daerah sekitar Rp300 miliar, hal itu tidak menyurutkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi warga.
“Termasuk juga tentang Koperasi Merah Putih, ulun berharap warga bisa lebih aktif terlibat. Walaupun ada efisiensi anggaran, kegiatan seperti MBG dan Koperasi Merah Putih harus tetap berjalan,” pungkasnya.