TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya membangun budaya siaga darurat di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan publik.
Komitmen tersebut diperkuat melalui berbagai program edukasi dan peningkatan kapasitas, salah satunya dengan pelaksanaan Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar Rabu (19/11/2025) di Pendopo Kantor Bupati Batulicin.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, H Deny Hariyanto nenyampaikan, pembentukan budaya siaga darurat merupakan langkah penting dalam mewujudkan masyarakat yang tanggap dan siap menghadapi kondisi darurat.
“Kesiapsiagaan harus menjadi budaya. Kemampuan dasar seperti RJP dan penanganan henti napas adalah keterampilan yang penting dimiliki seluruh lapisan masyarakat agar mampu mengambil tindakan cepat dan tepat sebelum bantuan medis tiba,” katanya.
Dinas Kesehatan Tanah Bumbu menegaskan bahwa upaya ini tidak hanya menyasar tenaga kesehatan, tetapi juga masyarakat umum untuk memperluas jejaring keselamatan di tingkat lokal.
Kabid Pelayanan Kesehatan, Misnawati menjelaskan, peningkatan keterampilan masyarakat akan memperkuat sistem penanggulangan gawat darurat secara keseluruhan.
“Semakin banyak warga yang memahami Bantuan Hidup Dasar, semakin kuat ketanggapan kita menghadapi situasi darurat. Ini menjadi fondasi penting membangun lingkungan yang lebih aman,” ujarnya.
Workshop BHD yang diikuti sekitar 200 peserta, mulai dari petugas puskesmas, relawan, TP PKK, PKJR, hingga UPTD 11 yang menjadi bagian dari rangkaian pembinaan berkelanjutan yang disiapkan Pemkab Tanbu.
Peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai Resusitasi Jantung Paru (RJP), penanganan henti napas, pertolongan pertama pada kecelakaan, hingga tata cara respon awal sebelum layanan medis datang.
Dengan penguatan budaya siaga darurat melalui edukasi yang terstruktur, Pemkab Tanah Bumbu berharap masyarakat semakin mandiri, sigap, dan mampu menghadapi kejadian gawat darurat secara efektif, sehingga keselamatan publik semakin terjamin.