TERAS7.COM – Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Ali Syahbana, menegaskan bahwa momen Hari Sumpah Pemuda harus menjadi titik kebangkitan bagi generasi muda untuk tampil sebagai pencipta sejarah baru, bukan hanya pelengkap dalam perjalanan pembangunan daerah.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar KNPI Kabupaten Banjar baru-baru ini.
“Pemuda jangan hanya melengkapi sejarah, tapi menjadi pencipta sejarah. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun Indonesia yang besar dan bermartabat,” tegas Ali Syahbana.
Ali menilai, tantangan generasi muda di era modern tidak semakin ringan. Karena itu, diperlukan keberanian berinovasi, pemikiran kritis, serta aksi nyata agar kontribusi mereka benar-benar terasa dalam kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, pemuda hari ini bukan lagi sekadar objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang mampu mempengaruhi arah perubahan.
“Pemuda harus aktif, peduli, dan punya kepekaan sosial. Jangan hanya menunggu perubahan, tapi hadir sebagai penggeraknya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya bersama DPRD siap mendorong ruang kolaborasi lebih luas bagi generasi muda. Melalui kemitraan dengan KNPI Banjar, Ali berkomitmen memperkuat edukasi dan pendampingan agar pemuda lebih berdaya.
“Kami akan terus mengedukasi dan menggerakkan pemuda agar semakin inovatif, kreatif, dan kompetitif. Pemuda harus bergerak bersama, bukan hanya diajak bicara, tapi diajak berbuat,” jelasnya.
Ali berharap semangat Sumpah Pemuda tidak hanya berhenti sebagai slogan tahunan, tetapi benar-benar menjadi energi kolektif untuk melahirkan generasi yang siap menulis babak baru sejarah Kabupaten Banjar.