TERAS7.COM – Kabupaten Balangan resmi berstatus Siaga Bencana Batingsor sejak 12 November 2025 hingga 31 Januari 2026. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan kembali mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar aliran sungai yang berpotensi mengalami kenaikan debit saat musim hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, Kamis (27/11/2025), mengatakan bahwa meningkatnya curah hujan beberapa hari terakhir membuat risiko di bantaran sungai semakin besar. Ia menegaskan perlunya kedisiplinan warga dalam menjauhi area berisiko, termasuk memastikan anak-anak tidak beraktivitas di tepi sungai.
“Kami terus menyosialisasikan imbauan tegas tentang pelarangan bagi anak-anak bermain di sekitar bantaran sungai,” ujarnya, dilansir dari InfoPublik.
BPBD Balangan melakukan edukasi melalui berbagai saluran, termasuk video yang diproduksi Tim SIGAB BPBD Balangan, untuk mengingatkan bahaya tenggelam maupun terpeleset akibat arus sungai yang deras. Menurut Rahmi, peran orang tua menjadi kunci dalam mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
“Kami mengajak seluruh orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya melarang mereka bermain di dekat bantaran sungai. Ini disampaikan secara tegas untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Selain sosialisasi, BPBD juga memantau kondisi lapangan dan menyiagakan tim evakuasi. Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir dan ancaman lain yang mungkin terjadi selama periode status siaga.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan tim evakuasi siap menghadapi potensi bencana,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Balangan mengimbau warga agar mematuhi setiap arahan petugas, menjauhi area sungai berisiko, serta menjaga keselamatan diri dan keluarga selama masa Siaga Batingsor berlangsung.