TERAS7.COM – Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Ir H Takyin Baskoro MH, menyerap aspirasi warga di Jalan Sungai Salak, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Sabtu (06/12/2025).
Sejumlah keluhan dan kebutuhan disampaikan masyarakat kepada wakil rakyat dari Fraksi NasDem itu, mulai dari persoalan pelayanan publik hingga infrastruktur dasar.
Dalam dialog bersama warga, Baskoro menjelaskan, jika aspirasi yang diterimanya terbagi ke dalam dua kategori utama. Pertama, aspirasi non-infrastruktur, khususnya terkait pelayanan publik. Ia menyebut banyak ibu-ibu yang hadir mengeluhkan permasalahan BPJS Kesehatan.
“Banyak dari mereka memiliki keterbatasan, seperti menjadi single parent, penghasilan yang tidak tetap, memiliki banyak tanggungan, dan sebagian besar BPJS mandirinya sudah tertunggak. Akibatnya mereka saat ini tidak memiliki perlindungan sosial,” jelasnya.
Ia menegaskan, warga yang mengalami kendala tersebut akan diperjuangkan agar bisa mendapatkan BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh APBD Kota Banjarbaru.
“Nanti akan kita dampingi untuk melengkapi semua persyaratannya, dan kami juga akan memfasilitasi ke Pemko agar mereka bisa kembali mendapatkan akses layanan kesehatan,” tegasnya.
Kategori kedua kata Baskoro, yakni aspirasi infrastruktur, meliputi kebutuhan drainase, penerangan jalan, dan pengerasan jalan di wilayah tersebut.

Terkait aspirasi infrastruktur ini, Baskoro menyampaikan, jika sejumlah kebutuhan serupa sebenarnya sudah banyak diperjuangkan sebelumnya.
“Drainase sudah, tenda sudah, PJU tahun ini dijalankan, dan pengaspalan juga sudah dilakukan tahun kemarin. Akhir Desember ini saya lanjutkan lagi pengaspalan gang-gang yang kemarin tertinggal. Meskipun ini bukan basis saya, tetap saya perlakukan sama,” ucapnya.
Lebih jauh, Baskoro menekankan, jika reses kali ini memiliki tantangan tersendiri baginya. Karena, dengan adanya pemangkasan anggaran yang cukup besar, maka harus lebih selektif dalam menindaklanjuti usulan warga.
“Jadi memang tidak bisa seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita harus menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran,” pungkasnya.
Reses ini menjadi wadah bagi warga Sungai Salak untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung, sekaligus komitmen Takyin Baskoro dalam memperjuangkan pelayanan publik dan infrastruktur di wilayah Banjarbaru.