TERAS7.COM – Untuk pertama kalinya dalam sejarah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Tabalong ke-60, hadir sebuah sajian musik kolosal yang mempertemukan kekuatan brass dan string section, elemen yang umumnya digunakan dalam komposisi orkestra modern.
Meski belum sepenuhnya mengusung format orkestra, langkah visioner ini menjadi tonggak awal dalam melahirkan warna musik baru khas Tabalong, dengan memberdayakan para musisi lokal yang penuh talenta.
Seluruh komposisi musik kolosal ini diciptakan secara eksklusif oleh M Irfan Maulana atau yang lebih dikenal dengan sebutan Palui Banaran, lengkap dengan lagu-lagu dan lirik orisinal yang memperkaya keseluruhan pertunjukan.
Dua lagu daerah “Anging Mamiri” dan “Yamko Rambe Yamko” dipilih sebagai permintaan khusus dari tim koreografer, lalu diolah kembali oleh Palui Banaran menjadi aransemen baru yang memukau dan penuh karakter.
Kehadiran karya ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong inovasi, memperkaya khazanah seni pertunjukan, dan meningkatkan kebanggaan terhadap potensi kreatif daerah Tabalong.
Konsep karya ini juga merupakan inisiasi langsung dari Ibu Bupati, Hj. Desi Suryanti Noor Rifani serta teman-teman seniman lokal Tabalong.