TERAS7.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat terdampak banjir tetap aman dan terdistribusi dengan baik di sejumlah wilayah.
Melalui UPTD Instalasi Farmasi Dinkes Kalsel, pendistribusian logistik farmasi terus dilakukan, terutama ke daerah dengan dampak banjir cukup besar seperti Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut.
Plt Kepala UPTD Instalasi Farmasi Dinkes Kalsel, Efrin Pujianti, mengatakan bahwa distribusi obat difokuskan pada kebutuhan yang paling banyak diperlukan masyarakat selama banjir.
“Kami sudah membagikan yang utama, yaitu salep kulit untuk masyarakat terdampak banjir, terutama di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut yang jumlah korbannya paling banyak,” ujar Efrin di Banjarbaru, Jumat (9/1/2026).
Selain salep kulit, Dinkes Kalsel juga menyalurkan obat-obatan ringan seperti obat demam, flu, serta vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh masyarakat di pengungsian.
“Untuk obat-obatan, kami bagikan yang ringan-ringan seperti obat panas, flu, hingga vitamin,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit kulit akibat genangan air, pihaknya juga telah mengajukan permintaan tambahan logistik ke pemerintah pusat.
“Kami sudah mengajukan permintaan ke pusat untuk salep kulit sebanyak 10.000 tube, karena pada kondisi banjir biasanya banyak masyarakat yang terserang kutu air dan penyakit kulit lainnya,” tambah Efrin.
Guna memastikan distribusi berjalan merata, Instalasi Farmasi Dinkes Kalsel terus berkoordinasi dengan puskesmas dan puskesmas pembantu di masing-masing daerah terdampak.
“Kami terus bekerja sama dengan puskesmas hingga puskesmas pembantu di tiap kabupaten untuk mendata keperluan farmasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.