TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar menuntaskan masa tanggap darurat banjir dengan menyalurkan puluhan ribu paket bantuan logistik kepada warga terdampak di sejumlah kecamatan.
Selama 15 hari penanganan, distribusi bantuan dilakukan secara intensif dan merata, dipantau langsung oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Rabu (14/01/26).
Bantuan yang disalurkan berupa paket pangan darurat berisi kebutuhan pokok sehari-hari bagi keluarga terdampak banjir. Paket tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi darurat akibat genangan yang meluas.
Berdasarkan data rekapitulasi penyaluran logistik, total sebanyak 30.127 paket bantuan berhasil didistribusikan selama masa tanggap darurat. Proses penyaluran melibatkan langsung Bupati dan Wakil Bupati Banjar, didampingi Sekretaris Daerah, seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta Ketua APDESI Kabupaten Banjar.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan prioritas wilayah yang mengalami dampak paling parah. Kehadiran jajaran pemerintah daerah di lapangan sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian dalam menghadapi musibah banjir.
“Penanganan banjir tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Pemerintah hadir untuk meringankan beban warga agar mereka tidak berjuang sendiri. Alhamdulillah, bantuan disambut baik dan warga berharap pemulihan segera dilakukan,” ujarnya.
Selain menyalurkan logistik, Bupati Banjar juga berdialog langsung dengan warga terdampak untuk menyerap aspirasi serta mengetahui kebutuhan mendesak di lapangan. Hasil pemantauan tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan langkah lanjutan, khususnya percepatan pemulihan pascabanjir.
Sebagai upaya pendukung, Pemkab Banjar turut menggelar pelayanan kesehatan di lokasi terdampak, termasuk pemeriksaan dan pemberian obat-obatan bagi warga yang sakit. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya penyakit pascabanjir.
Dengan sinergi lintas sektor dan kepemimpinan yang responsif, Pemkab Banjar berharap kondisi masyarakat segera pulih dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.