TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan keseriusannya dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini melalui penguatan karakter anak.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, H. Deny Haryanto, pada kegiatan Parenting Akbar Wali Murid Tahun 2026 di Batulicin, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Islam Al-Fath Batulicin ini mengangkat tema “Harmoni Moral: Sinergi antara Orang Tua dan Pendidik dalam Membangun Fondasi Perilaku Positif Anak”, sebagai respons atas tantangan pengasuhan dan pendidikan anak di era modern.
Dalam sambutannya, H. Deny Haryanto menilai kegiatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Pendidikan anak pada hakikatnya merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan. Orang tua adalah pendidik utama dan pertama, sementara sekolah menjadi mitra strategis dalam memperkuat nilai moral, akhlak, dan karakter,” ujarnya.
Ia menegaskan, tanpa keterlibatan aktif dan keselarasan peran antara orang tua dan pendidik, upaya pembentukan perilaku positif anak akan sulit mencapai hasil optimal. Oleh karena itu, forum parenting dinilai penting sebagai ruang edukasi sekaligus refleksi bersama.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, terus mendorong kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pembangunan karakter sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yayasan dan para narasumber yang telah berbagi ilmu. Serta pengalaman di bidang parenting dan penguatan karakter anak,” kata H Deny.
Ia berharap materi yang disampaikan dalam Parenting Akbar dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sekolah, sehingga mampu melahirkan generasi Tanah Bumbu yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.