Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemkab Banjar Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemkab Banjar Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah

Maulana
Maulana 29 Januari 2026, 14.52
Share
IMG 20260204 WA0029
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui sektor pertanian. Salah satu upaya konkret tersebut diwujudkan lewat Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah yang dipusatkan di Desa Paring Tali, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (28/1/2026) siang.

Program ini menjadi bagian dari strategi menjaga ketersediaan komoditas pangan strategis berbasis produksi lokal, sekaligus menekan gejolak harga yang kerap terjadi di pasaran. Cabai dan bawang merah dipilih karena merupakan komoditas hortikultura yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi daerah.

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi menegaskan, gerakan tanam ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Dengan ketersediaan pasokan dari dalam daerah, diharapkan harga tetap stabil dan inflasi dapat dikendalikan,” ujarnya.

Habib Idrus menambahkan, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta masyarakat, khususnya kelompok tani. Ia berharap gerakan serupa dapat direplikasi di desa dan kecamatan lain yang memiliki potensi pengembangan hortikultura.

Baca juga :

Pemkab Tapin Siapkan RMU, BUMD Pangan Ditarget Jadi Penguat Hilirisasi Pertanian

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

Selain itu, para petani juga diimbau menerapkan praktik budidaya pertanian yang baik, mulai dari penggunaan bibit unggul, pengendalian hama dan penyakit tanaman secara tepat, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi dan alat mesin pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Syamsir Rahman mengungkapkan, Provinsi Kalsel berhasil meraih peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan Indonesia, mengungguli Provinsi Bali yang sebelumnya menempati posisi puncak selama tiga tahun berturut-turut.

“Indeks ketahanan pangan menggambarkan kekuatan daerah dari aspek produksi, distribusi, hingga stabilitas harga. Seluruh indikator tersebut dipantau langsung oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita menyampaikan, Pemkab Banjar turut menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kepada puluhan kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Bantuan tersebut mencakup benih, sarana produksi pertanian, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan alsintan roda dua.

Dari sisi luasan tanam, Warsita menyebut potensi lahan mencapai sekitar 50 hektare, dengan realisasi awal yang telah ditanami seluas kurang lebih 28 hektare.

“Untuk komoditas lain seperti padi, kondisi Kabupaten Banjar masih tergolong aman dan surplus. Ke depan, dukungan akan terus diberikan bersama pemerintah provinsi, baik dalam bentuk sarana produksi maupun infrastruktur pertanian,” pungkasnya.

Pada tahap awal, pengelolaan lahan melibatkan satu kelompok tani di Desa Paring Tali dengan sekitar 15 anggota. Program ini direncanakan akan diperluas ke kelompok tani lainnya, khususnya di wilayah Kecamatan Simpang Empat.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Pemkab Tapin Siapkan RMU, BUMD Pangan Ditarget Jadi Penguat Hilirisasi Pertanian

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

780 Tahanan Lapas Labuhan Ruku dapat Remisi, Ada yang Bebas

Malam Renungan Suci Digelar di Asahan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?