TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi peserta didik PAUD tahun 2026 yang digelar di Simpang Empat, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan, tetapi juga disertai sosialisasi pentingnya pola konsumsi menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi anak.
Bunda PAUD Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menyampaikan bahwa pemenuhan gizi sejak usia dini menjadi kunci utama dalam menekan angka stunting sekaligus membentuk generasi unggul di masa depan.
Menurutnya, asupan nutrisi yang tepat sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif.
“Kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup sejak dini, karena ini sangat menentukan kualitas kesehatan dan kecerdasan mereka ke depan,” ujarnya.
Program PMT ini juga merupakan bagian dari implementasi PAUD Holistik Integratif yang mengedepankan keseimbangan antara pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anak.
Melalui pengenalan menu B2SA, para orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya variasi pangan lokal yang sehat dan terjangkau untuk dikonsumsi sehari-hari.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan langkah ini, Pemkab Tanah Bumbu optimistis upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.