Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Virus Corona Positif Masuk Indonesia, Dinkes Banjar Sudah Lakukan Antisipasi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Virus Corona Positif Masuk Indonesia, Dinkes Banjar Sudah Lakukan Antisipasi

Rizki Saputera
Rizki Saputera 3 Maret 2020, 18.03
Share
novel coronavirus 1800
SHARE

TERAS7.COM – Pada Senin (2/3) kemarin, Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan dr. Terawan mengumumkan 2 orang WNI asal Depok, Jawa Barat terjangkit virus Corona (Covid-19).

Pengumuman ini tentu saja membuat heboh masyarakat, karena 2 WNI tersebut terjangkit virus Corona dari WN Jepang yang juga baru diketahui terjangkit virus yang sangat menular ini setelah meninggalkan Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa siang (3/3) mengatakan berdasarkan info terbaru sudah ada 3 orang WNI yang positif terjangkut virus Corona.

“Sementara itu ada 70 orang lebih yang dirumahkan dan tak diizinkan keluar untuk diobservasi. Mereka sengaja dirumahkan agar tak tertekan, karena beda suasana karantina dengan dirumahkan, apalagi mereka belum pasti terjangkit,” ujarnya.

WhatsApp Image 2020 02 14 at 11.19.40
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin

Untuk mencegah penyebaran virus asal kota Wuhan, Tiongkok ini di Kabupaten Banjar, Dinkes bekerjasama dengan pihak intel kepolisian telah jauh-jauh hari melakukan antisipasi.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

“Sejak sebelum haul kita sudah melakukan pemantauan pada orang-orang yang dicurigai seperti mahasiswa yang sekolah di China dan pekerja asal China. Kita lakukan diam-diam agar tak menimbulkan kepanikan. Sementara untuk mendeteksi orang yang keluar masuk, itu bukan ranah kita, tapi ranah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Saat ini sudah ada format yang diisi setiap penduduk yang datang dari luar daerah. Jika ada yang dicurigai berdasarkan informasi, baru kita lakukan pemantauan dengan mengunjungi mereka untuk di data. Mereka akan kita tanyai bertemu dengan siapa, singgah dimana saja dan sebagainya,” ungkap dr. Diauddin.

Kalau ada yang dicurigai sebagai suspect Corona di Kalsel, sudah ada 2 Rumah Sakit rujukan untuk dilakukan observasi selanjutnya.

“Intinya kita akan memperkuat pengawasan kita. Masyarakat tidak perlu panik, waspada boleh tapi jangan berlebihan. Kalau tak ada riwayat perjalanan ke tempat penyebaran virus atau bertemu orang yang terjangkiti virus, kita tidak perlu khawatir. Karena penyebaran virus ini tidak semudah yang dibayangkan karena tak melalui udara langsung, tapi melalui percikan ludah,” pesannya.

Dua Pasien Positif Covid 19 Dirawat di RSPI Sulianti Saroso
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sampaikan 2 WNI yang terjangkit virus Cotona di rawat di RSPI Sulianti Saroso

Kadinkes Banjar ini juga menyarankan agar selalu mencuci tangan sebelum makan, membawa antiseptik dan jangan sering mengusap wajah atau mengucek mata.

“Jika sakit batuk atau bersih pakai masker. Lebih baik yang sakit yang memakai masker, bukan yang sehat. Juga jangan mendatangi daerah tempat terjadinya wabah hingga suasananya aman. Walau punya riwayat penularan yang cepat, tapi penyakit ini punya tingkat kesembuhan lebih tinggi dan angka kematian lebih rendah dibandingkan penyakit serupa seperti SARS. Yang meninggal pun kebanyakan orang-orang yang sudah tua dan punya penyakit berat sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga menghimbau agar para pedagang alat kesehatan tidak menaikkan harga masker dan antiseptik ditengah kabar terjangkitnya 2 orang WNI.

“Jangan ambil kesempatan dalam kesempitan. Jual dengan harga sebagaimana biasanya, jangan berpesta dibawah penderitaan orang lain. Memang kita akui jika permintaan barang meningkat memang harga pasti akan naik, tapi ada baiknya kita belajar dari Jepang. Disana masker dan antiseptik harganya dipotong sampai 50%, tujuannya agar alat-alat kesehatan dapat bisa dibagi-bagikan ke tempat lain dan membantu pemerintah untuk mencegah virus ini tidak menyebar lebih luas,” terang dr. Diauddin.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?