Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Tagihan Listrik Membengkak, Anggota DPRD Banjar Sebut Jawaban PLN Tidak Logis
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Tagihan Listrik Membengkak, Anggota DPRD Banjar Sebut Jawaban PLN Tidak Logis

Maulana
Maulana 17 Juni 2020, 16.20
Share
WhatsApp Image 2020 06 17 at 14.34.02
SHARE

TERAS7.COM – Memasuki bulan Juni 2020, masyarakat mengeluhkan pembengkakan biaya tagihan listrik selama pandemi Covid-19.

Pasalnya tagihan listrik naik drastis dari tagihan pada bulan biasa, bahkan bisa naik melebihi dari 100 persen biaya tagihan sebelumnya.

Manajer PLN Martapura, Deddy Noviyusa mengungkapkan naiknya tagihan lonjakan listrik tersebut terjadi karena beberapa hal.

“Lonjakan tersebut terjadi di bulan Juni ini karena sejak ditetapkan tanggap bencana nasional, petugas pencatatan meter kami instruksikan tidak melakukan pencatatan. Jadi tagihan pada bulan April dan Mei kami catat dengan mekanisme perhitungan rata-rata dari bulan sebelumnya mulai dari bulan Desember 2019 hingga Februari 2020. Kemudian untuk pencatatan akhir Mei yang menjadi acuan pada bulan Juni, petugas kami kembali melakukan pencatatan dan akhirnya diperoleh angka riil jumlah pemakaian sebenarnya. Ternyata terjadi lonjakan karena tak sesuai, ada selisih antara perhitungan rata-rata dan angka riil. Sehingga biaya tagihan naik,” ceritanya.

WhatsApp Image 2020 06 17 at 14.34.021
Pribadi Heru Jaya, Anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Fraksi PKB

Ia pun menyebutkan tagihan tersebut naik terjadi karena durasi pemakaian rumah tangga yang meningkat saat Work From Home (WFH) selama masa tanggap darurat dan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB).

Baca juga :

Drama 5 Triliun di Kalsel: Salah Input yang Menggerus Kepercayaan

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Pemkab Tapin Akan Pasang 105 Titik Lampu Jalan

Tekankan Integritas ASN, Wakil Bupati Tapin Buka Uji Kompetensi JPT Pratama

“Ditambah saat bulan puasa, yang pasti rutin tiap tahun pemakaian pasti naik. Karena itu perhitungan rata-rata tersebut tak akurat, maknya tagihan tersebut kami akumulasikan dengan angka riil,” kata Deddy.

Hal ini pun mendapatkan tanggapan dari anggota DPRD Banjar, Pribadi Heru Jaya saat ditemui di ruang Komisi II DPRD Banjar pada Rabu (17/6).

“Secara umun kami banyak mendapat laporan dari masyarakat dan juga baca dari media, sampai saat ini kita meminta penjelasan yang pasti dari PLN. Kalau logikanya karena di rumah saja, kita bisa terima. Tapi kalau sebesar itu masyarakat susah menerima,” kata Ketua Komisi II DPRD Banjar ini.

Karena hal ini menjadi pertanyaan di masyarakat, sehingga mereka masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari PLN.

“Apalagi masyarakat banyak yang terdampak, karena itu PLN perlu menjelaskan lagi, karena belum ada jawaban yang logis. Nanti bagaimana penjelasan lanjutan dari PLN, kita berharap Komisi III yang merupakan mitra kerjanya bisa lebih mendalami,” sebutnya.

WhatsApp Image 2020 06 17 at 14.34.01
Irwan Bora, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Banjar Dari Fraksi Partai Gerindra.

Permasalahan ini juga mendapat tanggapan dari anggota DPRD Banjar, Irwan Bora dalam kesempatan yang berbeda.

“Tentu saja permasalahan ini sudah bukan rahasia lagi, maayarakat banyak yang mengeluh, baik kami dengar langsung maupun kami baca melalui media mengenai lonjakan tagihan PLN yang menjadi beban masyarakat disaat pandemi seperti ini,” ucap Ketua Komisi III DPRD Banjar ini.

Irwan Bora melanjutkan karena PLN bukan mitra kerja Komisi III, maka pihaknya tidak terlalu mendalami permasalahan ini.

“Nanti kami sampaikan pada Komisi II yang membidangi hal ini,” ucapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Drama 5 Triliun di Kalsel: Salah Input yang Menggerus Kepercayaan

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Pemkab Tapin Akan Pasang 105 Titik Lampu Jalan

Tekankan Integritas ASN, Wakil Bupati Tapin Buka Uji Kompetensi JPT Pratama

DPRD Kabupaten Banjar Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024

SEKDA Tapin buka Musrembang Kecamatan Tapin Selatan dan Salam Babaris

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?