Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: 414 Calon Jamaah Haji Kabupaten Banjar Gagal Berangkat, Hanya Bisa Pasrah
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

414 Calon Jamaah Haji Kabupaten Banjar Gagal Berangkat, Hanya Bisa Pasrah

Rizki Saputera
Rizki Saputera 5 Juli 2021, 19.53
Share
Kepala Kantor Kementerian Agama Kemenag Kabupaten Banjar H. Najwan Noor mengatakan ada 414 calon jamaah haji asal Kabupaten Banjar yang kembali batal berangkat untuk kedua kalinya
SHARE

TERAS7.COM – Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Indonesia pada tahun ini kembali tak memberangkatkan calon jamaah Haji ke tanah suci untuk yang kedua kali.

Pembatalan keberangkatan calon jamaah haji ini sendiri dilakukan karena berbagai alasan, diantaranya adalah Pandemi Covid-19 yang belum usai.

Di Kabupaten Banjar sendiri ada kurang lebih 414 calon jamaah Haji yang gagal berangkat haji tahun ini, setelah pada tahun 2020 yang lalu juga gagal berangkat karena alasan yang sama.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar, H. Najwan Noor saat ditemui di ruang kerjanya.

“Total ada 414 calon jamaah haji asal Kabupaten Banjar yang gagal berangkat tahun ini. Mereka semua adalah calon jamaah haji yang juga batal berangkat pada tahun 2020 lalu,” katanya.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Namun lanjut Najwan Noor, pelaksanaan Ibadah Haji tetap dilaksanakan oleh Pemerintah Arab Saudi, akan tetapi hanya dikhususkan bagi warga Arab Saudi dan warga negara lain yang sebelumnya sudah bermukim, seperti ekspatriat.

Jika pada tahun 2020 yang lalu jamaah yang mengikuti haji berjumlah 10 ribu orang, maka tahun ini naik diperkirakan sekitar 60 ribu orang jamaah.

Pemerintah Indonesia sendiri lanjut Najwan Noor telah melakukan berbagai persiapan untuk memberangkatkan calon jamaah haji, namun hal tersebut diurungkan mengingat situasi pandemi yang belum usai setelah melakukan kajian dan konsultasi dengan stakeholder terkait.

“Karena itu pemerintah kita mengumumkan lebih awal pembatalan pemberangkatan ini sebelum pemerintah Arab Saudi mengumumkan kembali menolak jamaah haji dari luar negeri karena alasan yang sama seperti tahun yang lalu,” ungkapnya.

Ketika keputusan pembatalan pemberangkatan haji oleh Menteri Agama, pihaknya tambah Najwan Noor langsung memberi tahu calon jamaah Haji mengenai pembatalan tersebut.

“Alhamdulillah sampai saat ini calon jamaah haji kita di kabupaten Banjar bisa menerima fakta tersebut dan tak ada yang komplain. Namun berdasarkan info dari Seksi Pelayanan Haji dan Umrah, saat ini ada 2 calon jamaah haji yang sudah melakukan pelunasan biaya haji yang membatalkan berangkat dan dana hajinya sudah kami kembalikan. Yang mana alasannya mungkin karena ada keperluan lain dan sudah sepuh sehingga urung berangkat. Tapi sudah kami sampaikan ke calon jamaah yang lain agar tetap bersabar menunggu, karena jika batal, bisa lama lagi menunggu antrian untuk berangkat. Untuk calon jamaah haji yang rencananya berangkat tahun ini tak ada meninggal dunia,” jelasnya.

Jika ada calon jamaah haji yang meninggal dunia sebelum diberangkatkan, Najwan Noor memastikan kouta haji tersebut tidak hangus dan dapat dialihkan ke ahli waris yang bersangkutan.

“Bisa digantikan oleh Ahli Waris yang bersangkutan, tinggal datang ke tempat kami dan mengajukan permohonan. Kemudian mengisi beberapa formulir yang sudah disiapkan untuk menggantikan calon jamaah haji yang meninggal dunia. Jika tidak diurus, nanti dana haji yang sudah dilunasi akan dikembalikan,” terangnya.

Sementara itu salah satu calon jamaah haji Kabupaten Banjar asal Kecamatan Karang Intan, Muhammad Adnan (62) saat ditemui di kediamannya menungkapkan ia pasrah jika tahun ini kembali batal berangkat menunaikan ibadah haji.

Salah satu calon jamaah haji Kabupaten Banjar asal Kecamatan Karang Intan Muhammad Adnan 62 mengaku pasrah dengan kembali batalnya mereka berangkat tahun ini

“Kita pasrah saja kalau batal, tapi kita tidak terkejut dengan kabar tersebut. Biasa-biasa aja karena sebelumnya sudah 2 kali umroh, jadi kita menerima saja keputusan ini,” katanya.

Muhammad Adnan mengaku ia mendaftar untuk beribadah haji bersama istri dan beberapa orang keluarganya pada tahun 2009 yang lalu dengan masa tunggu selama 10 tahun, sehingga harusnya berangkat pada tahun 2020 yang lalu.

Ia sendiri mengatakan mendengar informasi mengenai pembatalan pemberangkatan ibadah haji ini sendiri dari media elektronik dan media massa sebelum mendapatkan informasi dari Kementerian Agama.

“Setelah itu ada informasi dari Kementerian Agama pada calon jamaah haji lewat grup Whatsapp, tapi saya kurang tahu bagaimana karena tidak terlalu ikut dalam grup tersebut. Walaupun begitu, kita tidak ada rencana untuk membatalkan keberangkatan, karena rugi kalau menunggu lagi,” tambahnya.

Namun Muhammad Adnan berharap tahun depan, ia beserta calon jamaah haji yang lain dapat berangkat, karena semakin bertambah umur membuat kondisi fisik bisa tak prima lagi.

“Tahun depan kita berharap bisa berangkat, karena mengingat kondisi fisik dengan umur lanjut ini. Kalau tertunda lagi, tenaga bisa semakin kurang, padahal stamina yang bagus diperlukan saat beribadah haji nanti,” sebutnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

23af2781 1846 4430 a6f8 38bcdfcd3516
Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?
19 Agustus 2026, 11.28
ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?