TERAS7.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, kedatangan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan yang baru, Faisol Ali.
Kedatangan Kakanwil Kemenkumham Kalsel beserta rombongannya ini, bertujuan untuk melihat lebih dekat program pembinaan oleh warga binaan yang ada di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.
Dalam kesempatan ini, Kakanwil Kemenkumhal Kalsel melihat langsung proses panen telor ayam dan bebek, bahkan dirinya masuk langsung ke dalam kandang untuk mengambil telor dan menempatkan pada rak yang ada.
Kemudian, Kakanwil Kemenkumhal Kalsel juga melihat langsung pakan yang digunakan untuk ternak, yakni pakan alami maggot buatan WBP hasil pelatihan kemandirian.
“Sejenak melihat pembinaan yang diselenggarakan Lapas Narkotika Karang Intan, saya mengapresiasi, luar biasa banyak produk unggulan yang dihasilkan, seperti peternakan, perikanan, budidaya sayur dan daun min, semua luar biasa, ini berkat peran aktif petugas dan juga warga binaan,” ujar Faisol Ali.
Tak hanya itu saja, dirinya juga turut meninjau pembesaran gurame, ikan lele pada media bioflok dan pembesaran papuyu pada kolam-kolam ikan yang dimiliki lapas.
Lalu, Faisol Ali juga nampak berdiam lama di kolam ikan koi, sembari berbincang santai dengan Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Wahyu Susetyo mengenai prestasi yang pernah diraih ikan koi milik Lapas Narkotika Karang Intan.
Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Wahyu Sesetyo mengatakan, aktivitas perkebunan, perikanan, peternakan di wilayahnya ini merupakan bentuk optimalisasi lahan sekitar, agar lebih produktif.
“Lapas Narkotika Karang Intan mengoptimalkan lahan sekitar Lapas untuk area produktif program kemandirian perkebunan dan perikanan, kakanwil menyempatkan melihat langsung area peternakan, yang kita miliki, melihat aktifitas warga binaan dan hasil dari peternakan, beliau juga melihat langsung program perkebunan dan perikanan, dan beliau sangat mengapresiasi,” jelas Kalapas Wahyu Susetyo, Sabtu (07/01/2023).
Lebih lanjut Kalapas mengungkapkan, peternakan yang dimiliki Lapas Narkotika Karang Intan beragam, diantaranya ayam petelor, ayam KUB (kampung unggul Balitbangtan), bebek mojosari alabio dan peternakan burung murai.
Berbagai tanaman sayur juga dibudidayakan Lapas Narkotika Karang Intan, diantaranya tanaman kacang panjang, selada dan daun min metode hydroponik, terong, bayam, ubi, kangkung dan pepaya.
“Tanaman sayur tersebut sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan warga binaan yang ada di lapas,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Wahyu menyatakan, saat ini, Lapas Narkotika Karang Intan juga telah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk pengolahan bibit sawit.