TERAS7.COM – Jelang pelaksanaan Haul ke-18 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul di Musala Ar-Raudhah pada Minggu (28/01/2023) besok, ternyata membawa rezeki bagi sopir becak motor.
Seperti salah satu sopir becak motor di sekitar Sekumpul, Zainal mengaku kecipratan rezeki dengan diadakannya Haul ke-18 Abah Guru Sekumpul tersebut.
“Alhamdulillah ramai, jelas dibandingkan sebelum didakan haul ramai sekarang, mulai hari Kamis tadi sudah ramai, pokoknya haul ini lebih ramai daripada hari raya (Hari Raya Idul Fitri -red),” ujarnya. Sabtu (28/01/2023).
Apalagi saat hari H pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul, menurut Zainal, penumpang becak motor akan semakin ramai.
Bahkan, keramaian penumpang becak motor ini, dikatakan Zainal terjadi hingga keesokan harinya (H+1) usai pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul.
“Esok ramai, biasanya ramainya itu mulai depan Masjid Pancasila, dan pas waktu orang balik dari acara haul, hingga esok siangnya lagi masih ramai juga,” ungkapnya.
Diceritakannya, bahkan berkat haul ini, teman seprofesinya mendapatkan penumpang dari Kelampayan, yang mana penumpang itu dikatakannya merupakan peziarah yang ingin ke Kubah Abah Guru Sekumpul jelang haul.
Untuk tarifnya dikatakan Zainal tidak menentu tergantung jarak tempuh, jika mulai dari Pasar Batuah Martapura hingga Kubah Guru Sekumpul, ia mematok harga Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu.
Lebih jauh, Zainal mengaku sangat bersyukur atas diadakannya kembali Haul Abah Guru Sekumpul kali ini, semenjak sebelumnya ditiadakan akibat Covid-19.
“Alhamdulillah bersyukur banar (sekali), karena 2 tahun sudah tidak diadakan gara-gara covid,” ucapnya seraya tersenyum.
Sementara itu, salah seorang penumpang, Amad merasa kehadiran becak motor memudahkan dalam melakukan perjalanan, baik ke berziarah maupun ikut Haul Guru Sekumpul.
“Supaya lakas (cepat) ke lokasi haulnya, karena jalanan macet, jalur lalu lintas juga sangat padat, jadi mobil di parkirkan di halaman parkir yang sudah disediakan, jadi dari parkiran naik becak saja ke lokasi haulnya biar tidak terlalu lelah berjalan kaki,” tandasnya.