Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Edukasi Penggunaan Pestisida, Apropi Gelar Pelatihan Bagi Petani di Banjarbaru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Edukasi Penggunaan Pestisida, Apropi Gelar Pelatihan Bagi Petani di Banjarbaru

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 13 Mei 2024, 13.39
Share
WhatsApp Image 2024 05 13 at 13.33.35
Pelatihan pestisida terbatas yang diadakan oleh Asosiasi Produsen Pestisida Indonesia (Apropi) di Gedung Pertemuan BPSI-LHK, Kota Banjarbaru, Senin (13/05/2024). (Foto: Ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Ratusan masyarakat antusias mengikuti pelatihan pestisida terbatas yang diadakan oleh Asosiasi Produsen Pestisida Indonesia (Apropi) di Gedung Pertemuan BPSI-LHK, Kota Banjarbaru, pada Senin (13/05/2024).

Kegiatan pelatihan dari Apropi yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru ini sedikitnya dikuti 150 peserta dari kalangan petani, pengecer, penyuluh, hingga petugas pemasaran.

Dalam kesempatan itu, Direktur Eksekutif Apropi, Bungsu Rusli mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk sosialisasi program pemerintah sesuai Peraturan Kementerian Pertanian (Permentan) Nomor 43 Tahun 2019.

WhatsApp Image 2024 05 13 at 13.33.34 1
Direktur Eksekutif Apropi, Bungsu Rusli (kemeja putih) usai pembukaan pelatihan pestisida terbatas di Banjarbaru. (Foto: ariandi)

“Jadi pelatihan pestisida terbatas ini lebih mengarah kepada sosialisasi Permentan Nomor 43 Tahun 2019, karena ini sangat penting bagi petani serta kami selaku produsen, dan untuk tahun 2024 ini, perdana kami adakan di Banjarbaru,” ujar Rusli.

Menurut Rusli, sosialisasi ini sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat terkait tata cara penggunaan pestisida.

Baca juga :

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Anjing Liar Resahkan Warga Gang Kancil Banjarbaru, Liana Cari Solusi Penanganan Tanpa Kekerasan

“Karena tidak terlaksananya penjelasan secera benar, sehingga banyak terjadi miss presepsi, dan malah mengarah ke ranah pidana,” ungkapnya.

Sehingga dikhawatirkan Rusli, ketika hal tersebut menjurus ke ranah pidana, maka para petani yang akan jadi korban, bahkan ujung-ujungnya menimbulkan trauma terhadap pestisida.

“Kalau itu terjadi (masuk ranah pidana -red), kami takutkan terjadi trauma bagi petani, sehingga ketika dengar nama pestisida mereka tidak mau memakai,” ucapnya.

Padahal kata Rusli, jika petani enggan menggunakan pestisida, maka akan berujung pada gagal produksi, yang mana dampaknya tidak menunjang ketahanan pangan daerah.

Lebih jauh Rusli menerangkan, dalam pelatihan ini, para peserta nantinya akan mendapat sertifikat sebagai bentuk legalitas penggunaan pestisida secara benar.

“Sertifikasi ini berlaku seumur hidup, misalkan dia mau pindah ke Balikpapan, tidak perlu lagi ikut pelatihan,” terangnya.

Kemudian, dalam proses penyaringan peserta pelatihan, dikatakan Rusli, Apropi melakukanya berdasarkan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga dipastikan tidak ada petani abal-abal ikut serta.

“Kami melakukan pelatihan ini by name by KTP, jadi tidak ada peserta yang joki, jadi benar-benar petani bukan abal-abal,” ungkapnya.

Rusli berharap, pelatihan ini bisa dipahami dengan baik oleh para peserta, sebab merupakan modal untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Saya harap mereka bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik, karena merupakann modal untuk mereka dapat melakukan proses produksi yang baik dan benar. Yang dulu target sekian ton, dengan pemahaman penggunaan pestisida yang baik, nanti akan meningkatkan produksinya juga,” harapnya.

WhatsApp Image 2024 05 13 at 13.33.34
Foto bersama jajaran Apropi, DKP3 Banjarbaru, dan para peserta pelatihan pestisida terbatas. (Foto: ariandi)

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Abu Yazid Bustami mengapresiasi langkah dari Apropi dengan mengadakan pelatihan pestisida terbatas kepada masyarakat.

Ia berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan wawasan masyarakat, khususnya petani dalam pengunaan pestisida agar tidak menimbulkan dampak negatif.

“Dengan adanya pelatihan ini, semoga kita bisa menjaga keamanan diri kita dalam penggunaan pestisida ini, karena pestisida ini ada manfaat dan mudharatnya,” harapnya.

Selain itu, Abu Yazid juga berharap, kedepannya semakin banyak produk pestisida yang berasal bukan dari bahan kimia.

Adapun sekadar informasi, selama tahun 2023, Apropi sudah melaksanakan pelatihan kepada sekitar 700 orang di lima provinsi, diantaranya Jawa Barat (Cirebon), Kalimantan Barat (Pontianak), Sumatera Utara (Medan), Jawa Timur (Malang), dan Riau.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15

You Might Also Like

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Anjing Liar Resahkan Warga Gang Kancil Banjarbaru, Liana Cari Solusi Penanganan Tanpa Kekerasan

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?